• Jumat, 20 Mei 2022

DPRD Kawal 10 Proyek Besar Tahun 2022 di Kota Bogor

- Senin, 17 Januari 2022 | 10:13 WIB
 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor berkomitmen mengawasi dan memantau 10 proyek pembangunan besar tahun 2022 (Rizki Mauludi)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor berkomitmen mengawasi dan memantau 10 proyek pembangunan besar tahun 2022 (Rizki Mauludi)
 
INILAHKORAN, Bogor - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor berkomitmen mengawasi dan memantau 10 proyek pembangunan besar di tahun 2022.
 
 
DPRD Kota Bogor juga tetap tetap memantau proyek pembangunan tahun 2021 yang belum selesai.
 
DPRD Kota Bogor juga menunggu janji Pemerintah Kota Bogor untuk melelang 10 proyek diawal tahun.
 
 
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menegaskan, untuk proyek pembangunan yang besar, pengawasan harus diperketat.
 

"Kami menyayangkan adanya keterlambatan pembangunan ditahun 2021, dengan Adanya keterlambatan ini tentu pastinya mempengaruhi pembangunan ditahun 2022. Kami harapannya proses lelang awal tahun sehingga bisa segera dikerjakan," ungkap Atang kepada INILAH pada Senin (17/1/2022). 

 
"Namun karena kami tidak bisa memaksakan situasi yang ada untuk proyek tahun 2021, kami tetap melakukan pengawasan agar proyek yang sudah di eksten atau waktunya ditambah sekian waktu itu terpenuhi secara jadwalnya," tambahnya.
 
 
Atang menerangkan, jadi bagaimana pun kemungkinan molor ada, kemungkinan lebih cepat waktu pengerjaan ada dan kemungkinan tepat waktu ada. Sehingga Insya Allah DPRD Kota Bogor melalui komisi terkait termasuk pimpinan DPRD akan terus melakukan pengawalan untuk mengingatkan terus eksekutif agar proses pembangunan sesuai tepat waktu dengan waktu yang di eksten. 
 
"Atau bahkan kami minta lebih cepat, jangan sampai molor lagi. Karena seperti pembangunan masjid Agung akan berpengaruh kepada anggaran yang sudah disediakan ditahun 2022," terangnya.
 
Atang mengapresiasi langkah Pemkot Bogor dengan 10 proyek tahun 2022 yang besar sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), tetapi pihaknya juga meminta Pemkot Bogor ini bisa melakukan lelang di awal tahun. 
 
 
"Kalau sudah diusahakan demikian sesuai dengan permintaan DPRD, yang penting proses lelang baik, berjalan dengan lancar, tidak ada masalah, on the track serta menghasilkan pemenang yang Insya Allah kredibel untuk melaksanakan proyeknya," tegas politisi PKS ini.
 
"Ya, apalagi ada pendampingan dari KPK, diawasi Kejaksaan Negeri (Kejari) dan lainnya. Mudah-mudahan ini menjadi sarana untuk mengurangi kemungkinan adanya kesalahan prosedur, moral hazard yang dikurangi. Kalau itu bisa dikurangi kan Insya Allah kedepannya akan lancar," pungkasnya. (Rizki Mauludi)***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X