• Senin, 23 Mei 2022

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto Sebut Tiga Kunci Menghadang Varian Omicron

- Kamis, 20 Januari 2022 | 11:13 WIB
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto (Rizki Mauludi)
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto (Rizki Mauludi)
 
INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyampaikan tiga kunci yang perlu terus ditanamkan dalam menghadapi varian baru omnicron, yaitu sabar, syukur, dan ikhlas.
 
Diketahui kasus Covid-19 Kota Bogor saat ini melonjak drastis dari angka penambahan nol pada Senin (17/1), kemudian penambahan menjadi dua pada Selasa (18/1) orang kasus positif dan pada Rabu (19/1/2022) bertambah 11 kasus positif.
 
Atang menyebutkan, bahwa Satgas Covid-19 Kota Bogor sudah menggelar apel siaga, karena hal itu merupakan bentuk kesiapsiagaan di tengah pandemi. 
 
 
"Apel itu menunjukkan bahwa kami tetap menjaga kesiapsiagaan, karena pandemi belum selesai," ungkap Atang pada Kamis (20/1/2022) pagi.
 
Atang melanjutkan, Kota Bogor sempat dilululantakkan oleh varian Delta tahun lalu dan Covid-19 varian Omicron sudah masuk ke Indonesia, karena itu dirinya mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor agar tetap optimis dalam menyongsong hari esok.
 
"Varian delta dan varian omicron adalah bagian dari takdir Tuhan yang Maha Kuasa yang datang ke negara kita, ke kota kita. Dan insyaallah dibalik itu semua kita bisa menghadapinya, karena Allah tidak membebani diluar batas kemampuan kita. Siaga tetap. Optimis harus. Ada tiga kunci yang perlu terus ditanamkan. Yaitu sabar, syukur, dan ikhlas," tuturnya.
 
 
Atang menyampaikan, apresiasi kepada TNI Polri yang turut berjibaku menghadapi pandemi Covid-19 Kota Bogor.
 
"Terimakasih sebesar-besarnya atas kontribusi dedikasi dan semua yang telah diberikan untuk Kota Bogor tercinta. Terima kasih atas dukungan, kontribusi dan dedikasi dari Kepolisian, TNI, seluruh aparat pemerintah, dan seluruh masyarakat,” terang Atang.
 
Atang berpesan kepada para aparat kelurahan dengan melonjaknya kasus Covid-19 Kota Bogor, aparatur wilayah agar bergerak cepat dalam mendeteksi dini apabila ada penyebaran varian omicron, dengan melaksanakan Tracing, Tracking dan Treatment (3T). Disamping ia meminta agar capaian vaksinasi bisa ditingkatkan.
 
 
"Aparat kelurahan saya kira harus terus turun ke masyarakat agar bisa mendeteksi sejak dini, sehingga kalau ada kasus bisa kami lakukan pemetaan, tracing, treatment dan lainnya. Semoga Allah meridhai langkah kita dan memudahkan langkah kita, melindungi kita," pungkasnya.***
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X