• Senin, 23 Mei 2022

Soal Glow Sikap Bima Arya Tetap Menolak, Perizinan Bukan Ranah Pemkot Bogor

- Kamis, 20 Januari 2022 | 11:16 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya (Rizki Mauludi)
Wali Kota Bogor Bima Arya (Rizki Mauludi)
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor soal wisata Glow Kebun Raya Bogor (KRB) tetap sama yaitu menolak dibukanya wisata malam tersebut. Selain itu hingga saat ini Glow sendiri belum dibuka karena masih dalam penelitian. 
 
Diketahui untuk perizinan bukan merupakan ranah Pemkot Bogor tetapi kewenangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
 
"Glow itu tidak buka, tidak ada kata sudah dibuka. Kalau buka untuk koordinasi penelitian saja. Tapi disepakati tidak dibuka untuk umum, kalaupun nyala hanya untuk penelitian, itu diawasi BRIN," ungkap Bima kepada INILAH pada Kamis (20/1/2022).
 
 
Bima menerangkan, bahwa Glow itu izinnya dari BRIN. Saat ditanya soal sikap Pemkot Bogor dengan wisata Glow itu, ia menegaskan sikap Pemkot Bogor tetap sama yaitu menolak.
 
"Sikap kami kan sudah jelas, Pemkot Bogor tetap menolak. Tapi buka Glow ini karena untuk penelitian saja, tidak dibuka untuk umum. Soal sikap Pemkot Bogor dari awal clear atau tetap menolak," tambahnya.
 
Sementara itu, Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta mengatakan, Pemkot Bogor tidak memiliki kewenangan untuk mengizinkan atau tidaknya wisata Glow, karena bukan ranah dari Pemkot Bogor sehingga materi dan muatan apapun yang menyangkut objectum litis harus diliat melalui actus reus jika ada sesuatu yang dipandang ada perbuatan melawan hukum.
 
 
"Mari pelajari dulu sebelum mendeskriditkan Pemkot Bogor atau pihak manapun, terkait kewenangan Pemerintah daerah itu ada dalam UU Nomor 23 tahun 2014," terangnya.
 
Alma melanjutkan, untuk memenuhi objectum litis, seperti menjadikan sebuah persoalan ke dalam suatu penegakan hukum, harus serta merta terpenuhi syarat formil dan materil termasuk (legal standing) sebagai pijakan pelaporan. 
 
"Oleh karenanya salah maksud apabila Wali Kota Bogor dilaporkan ke ranah pidana selain error objecto juga error in persona," pungkasnya.***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X