• Selasa, 17 Mei 2022

Gawat...Bima Arya Perkirakan Peningkatan Kasus Covid-19 Bisa Tiga Kali Lipat Varian Delta

- Minggu, 23 Januari 2022 | 15:37 WIB
Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bogor bersama wakilnya, Dedie A Rachim.
Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bogor bersama wakilnya, Dedie A Rachim.
INILAHKORAN, Bogor - Angka positif Covid-19 Kota Bogor melonjak drastis pada Sabtu, 22 Januari 2022. Total penambahan perharinya 36 kasus sehingga kasus positif yang aktif jadi 82 kasus.
 
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta semua pihak untuk bersiap karena diperkirakan jumlah pasien akan tiga kali lipat lebih banyak dari saat varian delta. Selain itu orang nomor satu di Kota Bogor itu juga berserah kepada Allah SWT dan meminta yang terbaik untuk Kota Bogor.
 
Bima Arya Sugiarto menyampaikan, ada kabar terkait update Covid-19 varian Omicron di Kota Bogor. Setelah ada lonjakan angka positif di Kota Bogor, yang biasanya nol (kasus), satu dan paling banyak dua, menjadi 11, kemudian 12 dan kemarin menjadi 36 kasus.
 
"Di atas kertas hitung-hitungan manusia angka ini akan terus naik, bisa sampai ratusan bahkan ribuan," ungkap Bima dalam rilis Pemkot Bogor.
 
 
Tak ayal Bima meminta seluruh jajaran bersiap siaga mengingat situasinya akan sama ketika varian delta menyerang tahun lalu. Bahkan mungkin rumah sakit tidak akan cukup menampung begitu pula pusat isolasi tidak akan cukup.
 
"Diperkirakan akan dua sampai tiga kali lipat dari delta. Ketika delta menyerang pasien bisa mencapai ribuan, Rumah sakit di Bogor tidak akan cukup, jadi lebih baik isolasi mandiri sambil di monitor," terangnya.
 
Bima menegaskan, Pemkot Bogor banyak belajar dari tahun lalu, pihaknya akan ikhtiar melawan dan mengatasi ini semua. Namun menurutnya bagaimanapun ujung-ujungnya tetap berserah kepada Sang Pencipta. 
 
 
"Mudah-mudahan Allah mudahkan dan kuatkan karena situasinya sangat berat sekalipun Omicron ini tidak seganas delta, delta menyerang ke paru-paru, kalau omicron hanya di saluran pernapasan. Gejalanya mirip infeksi saluran pernapasan," jelasnya.
 
"Lagi-lagi ini analisis kedokteran dan hitungan manusia. Sama-sama kita kuatkan iman dan ikhtiar, mudah-mudahan majelis iman ini bisa membuat kita bersiap pada situasi buruk ke depan sembari mengharapkan yang terbaik dari Allah SWT," ujarnya. (rizki mauludi)
 

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X