Agar RSUD Bogor Utara Beroperasi 2023, Pemkab Bogor Didesak Ambil Langkah Ini

Daen Nuhdiana mendesak Pemkab Bogor menempuh langkah-langkah penting agar RSUD Bogor Utara beroperasi 2023 mendatang.

Agar RSUD Bogor Utara Beroperasi 2023, Pemkab Bogor Didesak Ambil Langkah Ini
RSUD Bogor Utara diharapkan mulai beroperasi 2023 mendatang. Pemkab Bogor diminta tempuh langkah-langkah penting.

INILAHKORAN, Bandung-Anggota Komisi V DPRD Kabupaten Bogor Daen Nuhdiana meminta Pemkab menempuh beberapa langkah penting agar RSUD Bogor Utara beroperasi tahun 2023.

Daen Nuhdiana menyebut Pemkab Bogor harus segera menyiapkan anggaran pengadaan mobeler, alat kesehatan, rekrutmen tenaga kesehatan yang menunjang RSUD Bogor Utara beroperasi 2023.

Saat ini, Pemkab Bogor dengan dibantu penyedia jasa PT Jaya Semanggi Enjineering sedang mengkebut pembangunan Gedung A RSUD Utara.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Selasa 8 Maret 2022: Al Kecewa Berat Karena Gagal Jaga Andin

Nantinya akan ada layanan kesehatan polimedik, instalasi rehab medik , Instalasi MCU, instalasi farmasi gudang farmasi , instalasi rekam medis , kantor Direksi dan Administrasi.

"Walaupun RSUD Bogor Utara baru akan selesai pembangunan di Gedung A, saya berharap keberadaan tersebut mulai bisa melayani pasien atau masyarakat di wilayah utara maupun barat Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, Pemkab Bogor saya minta menyiapkan anggaran pengadaan mobeler, alat kesehatan dan juga merekrut tenaga kesehatan," pinta Daen Nuhdiana kepada wartawan, Selasa 8 Maret 2022.

Daen menerangkan masyarakat di wilayah utara maupun sekitarnya sangat membutuhkan kehadiran rumah sakit.

Baca Juga: Bukan Syahadat Ulang! Mending Lakukan Ini untuk Taubat dari Dosa Syirik Kata Ustadz Adi Hidayat

Selama ini, masyarakat kerap berobat ke Kota Depok dan Kota Tanggerang Selatan.

"Masyarakat di wilayah utara maupun sekitarnya selama ini lebih dekat ke rumah sakit yang ada di Kota Depok dan Tanggerang Selatan, ketimbang harus ke RSUD Cibinong, RSUD Ciawi atau RSUD Leuwiliang. Hingga, sambil menunggu rencana pembangunan Gedung B, Gedung C dan sarana prasarana lainnya terwujud, alangkah baiknya RSUD Bogor Utara tersebut dioperasikan sebagai tanda kehadiran pemerintah akan kebutuhan layanan kesehatan," terang Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor ini.

Wawancara terpisah, Kabid Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Ani Bersari Harahap menuturkan bahwa dalam rencana pembangunan, RSUD Bogor Utara bisa masuk kategori atau type B.

Baca Juga: Dua Klub Raksasa Italia AC Milan dan Lazio Dikabarkan Bersaing Datangkan Nicolo Casale

"Di tahap awal RSUD Bogor Utara masuk type C, lalu setelah pembangunannya selesai dimana ada pelayanan hermodialisa, IGD Umum, IGD Ponek, Radiologi, bank darah, laboratarium, CSSD, ICU, PICU, NICU, HCU,VK , IGD Isolasi, Poli TB, HIV, ruang rawat ranap Isolasi dengan total 250 tempat tidur, maka RSUD Bogor Utara naik ke tipe B," tutur Ani.

Ia menambahkan, butuh anggaran Rp 600 milyar untuk membangun Komplek Gedung RSUD Bogor Utara, biaya sebesar itu belum termasuk pengadaan alat kesehatan, mobeler dan lainnya.

Baca Juga: Ehem, Luciano Spalletti Sindir AC Milan Setelah Tidak Mendapatkan Penalti

"Selain membangun insfrastruktur, mengadakan alat kesehatan serta mobeler. RSUD Bogor Utara juga butuh tenaga dokter umum, perawat, bidan, apoteker, administrasi, office boy, security dan yang terpenting itu keterisian tenaga dokter spesialis," tambahnya.***(Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran