• Selasa, 5 Juli 2022

Bupati Bogor Ade Yasin Lantik 1.324 Guru Honorer menjadi Guru P3K

- Rabu, 20 April 2022 | 14:14 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin melantik 1.324 guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang ditempatkan sebagai guru jenjang SD dan SMP , Rabu 20 April 2022. (Reza Zurifwan)
Bupati Bogor Ade Yasin melantik 1.324 guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang ditempatkan sebagai guru jenjang SD dan SMP , Rabu 20 April 2022. (Reza Zurifwan)
 
INILAHKORAN, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin melantik 1.324 guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang ditempatkan sebagai guru jenjang SD dan SMP , Rabu 20 April 2022.
 
Di hari yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) juga mengeluarkan gaji para P3K selama 3 bulan terakhir yaitu periode Bulan Februari, Maret dan April.
 
"Sebelumnya, di Tahun 2021, Pemkab Bogor sudah mengangkat 2.439 guru honorer menjadi guru P3K, lalu di hari ini kami kembali mengangkat lagi 1.324 guru honorer menjadi guru P3K," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan.
 
 
Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan untuk membayar gaji selama tiga bulan 1.324 guru P3K dan membayar tunjangan haru raya (THR), Pemkab Bogor sudah menganggarkan dana lebih dari Rp 100 milyar.
 
"Dulu rencananya pemerintah pusat bakal membiayai gaji P3K, namun tiba-tiba dibiayai oleh pemerintah daerah. Jika daerah lain keberatan membiayai, Pemkab Bogor siap membiayai atau membayar gaji P3K. Untuk membayar gaji dan THR guru P3K yang hari ini kami lantik, kami menyiapkan anggaran lebih dari Rp 100 milyar," tutur Bupati Bogor Ade Yasin.
 
Mantan advokat ini menjelaskan alasan Pemkab Bogor membiayai gaji guru P3K karena demi kualitasnya dunia pendidikan di Bumui Tegar Beriman, ia berharap para guru P3K semakin semangat lagi dalam mendidik siswa-siswinya.
 
 
"Kalau penghasilan gurunya terjamin, kami yakin dengan semangatnya yang tinggi maka akan meningkatkan kualitas dunia pendidikan. Yang untung dari kebijakan ini adalah siswa-siswi, orang tua siswa dan juga Pemkab Bogor," jelasnya.
 
Bupati Bogor Ade Yasin melanjutkan dengan gaji yang jelas, guru P3K tidak lagi mendapatkan penghasilan Rp 500 ribu perbulan karena kecilnya pembagian dana bantuan operasional sekolah (BOS).
 
"Pemkab Bogor prihatin kalau guru hanya mendapatkan honor Rp 500 ribu perbulan, oleh karena itu kami siap melantik lagi guru P3K hingga penghasilannya bisa menjadi pegangan hidup, walaupun nanti kami harus mengalokasikan anggaran gajinya dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD)," lanjut Bupati Bogor Ade Yasin.  (Reza Zurifwan)

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Dukung Festival Radio Bogor 2022

Senin, 4 Juli 2022 | 21:20 WIB
X