• Jumat, 1 Juli 2022

Kemenhub Berangkatkan 600 Pemudik dari Kota Bogor

- Kamis, 28 April 2022 | 15:36 WIB
Kementrian Perhubungan (Kemenhub) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor melepas rombongan pemudik gratis program 'Mudik Aman Mudik Sehat 2022,' di Terminal Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur pada Kamis 28 April 2022. (Rizki Mauludi)
Kementrian Perhubungan (Kemenhub) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor melepas rombongan pemudik gratis program 'Mudik Aman Mudik Sehat 2022,' di Terminal Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur pada Kamis 28 April 2022. (Rizki Mauludi)

 

INILAHKORAN, Bogor –  Kementrian Perhubungan (Kemenhub) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor melepas rombongan pemudik gratis program 'Mudik Aman Mudik Sehat 2022,' di Terminal Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur pada Kamis 28 April 2022.

Diketahui totalnya hari ini ada 600 orang lebih pemudik yang diberangkatkan dari Kota Bogor setelah melalui pengecekan persyaratan mudik dalam program Mudik Aman Mudik Sehat 2022.

Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Gede Pasek Suardika mengatakan, kalau totalnya saat ini ada 600 lebih Kalau disini 15 kendaraan bus dengan kapasitas 40 persen.

Baca Juga: Langkah Pertama Iwan Setiawan Plt Bupati Bogor, Nonaktifkan Tiga Pejabat Ini

"Karena kami masih mengacu kepada Protokol Kesehatan (Prokes), jadi satu bus diisi 30 orang. Jika tadi keliatan masih yang kosong bukan kosong tapi dalam rangka Prokes," ungkapnya.

Gede Pasek melanjutkan, untuk tujuannya sebagian besar ke Jawa Barat dan Jawa Tengah. Jika ditotal ada 22 tujuan, nanti yang arus baliknya delapan kota yang diprioritaskan. Total secara nasional ada 20 ribu, tujuannya yang diangkut adalah para pemilik sepeda motor dengan maksud pemudik tidak menggunakan motor.

"Karena berbahaya juga kan, jarak jauh motornya diangkut pakai truk. Orang-orangnya diangkut pakai bus. Tujuannya jelas mengurangi motor, kedua supaya tidak macet dan jangan sampai bertambah angka kecelekaan. Memang kalau segi persentase mungkin belum begitu signifikan mengurangi kemacetan. Kalau hanya 20 ribu dibandingkan dengan angka litbang kami lebih dari 80 juta memang kecil," tuturnya.

Baca Juga: Ini Kata DPRD Soal Silpa Kota Bogor Yang Tembus Rp343 Miliar di Tahun 2021

"Tetapi, minimal pemerintah sudah memberikan suatu perhatian edukasi kepada masyarakat supaya tidak menggunakan motor, tapi gunakan kendaraan umum. Tadi 1.900 kendraan motornya. Untuk kesiapan armada karena dua tahun tidak berjalan, kami selalu intens melakukan Ramp Chek. Memastikan kendaraan layak jalan," tambahnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X