• Senin, 4 Juli 2022

Ada Apa, KPK Dikritisi Praktisi Hukum Usai OTT Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin?

- Sabtu, 30 April 2022 | 15:56 WIB
Direktur Sembilan Bintang Law and Partner Anggi Triana Ismail bicara soal OTT KPK terhadap Ade Yasin. (Reza Zurifwan)
Direktur Sembilan Bintang Law and Partner Anggi Triana Ismail bicara soal OTT KPK terhadap Ade Yasin. (Reza Zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor- Bupati Bogor nonaktif sekaligus Ketua DPW PPP Jawa Barat Ade Yasin tiba-tiba terkena operasi tangkap tangan (OTT) komisi pemberantasan korupsi (KPK) pada pagi buta di hari Rabu 27 April 2022 kemarin.

Ade Yasin terlilit dugaan kasus penyuapan  kepada auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

Tentu saja, OTT KPK terhadap Ade Yasin menggegerkan publik.

Baca Juga: Spoiler Our Blues Episode 7: Jung Hyeon dan Yeong Ju Tak Dapat Restu? Begini Respon Kedua Ayah Tunggal

Kini, Ade Yasin dan tujuh orang lainnya sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 yang diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2021 tentang pemberantasan korupsi.

Dugaan penyuapan karena Pemkab Bogor berkeinginan mendapatkan penilaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Jawa Barat.

Seharusnya laporan keuangan Pemkab Bogor pada tahun anggaran 2021 mendapatkan penilaian opini disclamer atau jelek.

Namun ada keterangan pengakuan langsung dari Ade Yasin.

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Sabtu 30 April 2022: Amar Khawatir dengan Kondisi Andin, Ibu Wanda Sadarkan Soal Ini

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X