Bima Blusukan Bagikan Ratusan Paket Sembako di Sekitar Rumah

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Bogor Bima Arya mengunjungi dan menyempatkan diri melihat aktivitas warga disekitar

Bima Blusukan Bagikan Ratusan Paket Sembako di Sekitar Rumah
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Bogor Bima Arya mengunjungi dan menyempatkan diri melihat aktivitas warga disekitar tempat tinggalnya di Kampung Cikeas, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur
 
INILAHKORAN, Bogor - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Bogor Bima Arya mengunjungi dan menyempatkan diri melihat aktivitas warga disekitar tempat tinggalnya di Kampung Cikeas, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur pada Minggu (1/5/2022) sore. Bima menghampiri satu persatu pintu rumah warga yang tengah memasak hidangan lebaran atau Idul Fitri. 
 
Di salah satu rumah, Bima bertanya kepada seorang ibu yang tengah memasak sajian khas lebaran, yaitu oli atau uli. Makanan ini biasanya disajikan bersama rendang atau semur daging. 
 
"Assalamualaikum, ibu sedang buat apa. Masak ketupat ya?. Oh ternyata masak oli (uli). Ini punten ibu ada sembako," ungkap Bima Arya sambil menyerahkan bantuan paket sembako.
 
 
Bima memaparkan, kegiatan hari ini tidak sekedar membagikan bantuan paket sembako menggunakan gerobak kepada warga yang membutuhkan, namun juga berbincang-bincang dengan warga Kampung Cikeas.
 
"Ya, total ada 300 paket sembako yang diserahkan secara simbolis oleh saya kepada warga RW 03, Kampung Cikeas, Kelurahan Katulampa," tambah Bima didampingi Ketua Karang Taruna 03, Fahmi Ikhsan.
 
Bima juga menceritakan, pengalamannya saat masih sekolah dahulu ikut blusukan bersama Wali Kota Bogor, Suratman di tahun 1990-an.
 
 
"Mudah-mudahan, Insya Allah kepada pemuda dan anak-anak yang ikut blusukan hari ini, salah satu dari kalian bisa menjadi wali kota atau anggota DPRD Kota Bogor, jadi dosen atau jadi kyai dulu," tuturnya.
 
Sementara itu, Ketua Karang Taruna 03, Fahmi Ikhsan membeberkan, hampir seluruh rumah warga disini membuat oli atau uli, tidak hanya saat Idul Fitri, kuliner ini juga disajikan saat Hari Raya Idul Adha.
 
"Seperti sudah menjadi sunnah kampung, hampir di setiap rumah pasti rata-rata ada oli. Bahannya beras ketan yang ditumbuk dan dibentuk bulat, pagi-pagi sebelum salat bisa dihangatkan lagi sebelum dikonsumsi. Jadi kalau di sini, kalau nggak ada oli, serasa nggak lebaran," terang Fahmi. (rizki mauludi)***


Editor : inilahkoran