Viral! Macet Total, Pemotor Tidur di Emperan Ruko Jalan Raya Tajur

Sejak Rabu 4 Mei 2022 Jalan Raya Tajur tidak bisa dilewati lantaran macet total para pemotor pun memilih tidur di emeran Ruko

Viral! Macet Total, Pemotor Tidur di Emperan Ruko Jalan Raya Tajur
Para pemotor memilih tidur di emperan Ruko di Jalan Raya Tajur saat kawasan tersebut dilanda macet total.

INILAHKORAN, Bogor - Kemacetan parah di jalan Raya Tajur membuat pemotor tidur di depan Ruko sepanjang Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur pada Rabu 4 Mei 2022 hingga Kamis 5 Mei 2022 dini hari.

Kemacetan terjadi di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor akibat peningkatan volume kendaraan dari Kota Bogor menuju arah Puncak. Saking macetnya, para pemotor pun memilih tidur di emperan Ruko sambil menunggu arus lalu lintas kembali normal.

Selain itu, viral juga di media sosial (medsos) pantauan jalur Jalan Raya Tajur depan Sate Maranggi SN4444, Kelurahan Muara Sari, Kecamatan Bogor Selatan atau depan jalan masuk Kuntum Farm Field, Kecamatan Bogor Timur pada pukul 21.15 WIB. Dalam video jalan Tajir padat dan arus lalu lintas tidak bergerak sama sekali.

Baca Juga: LIBUR LEBARAN 2022, Polres Bogor Berlakukan Arus Lalu Lintas Satu Arah di Puncak

Salah seorang warga Sindang Sari, Kecamatan Bogor Timur, Rizky Kharisma mengatakan, efek jalan Tajur macet total membuat para pemotor kelelahan sehingga terpaksa harus tidur didepan Ruko pinggir Jalan Raya Tajur.

"Kalau ada yang bawa alasnya atau tikar mereka langsung saja tidur karena ruko dalam keadaan tutup. Kalau yang tidak membawa dipinjamkan tikar oleh warga, karena kasian banyak yang membawa anak yang masih berusia dibawah lima tahun," ungkap Rizky Kharisma pada Kamis dinihari.

Sementara itu, warga lain asal Ciawi, Anisa Nursantika menuturkan, melihat fenomena kemacetan total jalan Raya Tajur dirinya mengingatkan agar warga menahan diri untuk tidak berlibur dahulu. Meski angka Covid-19 sudah bisa terkendali, tapi yang penting menjaga kesehatan sehingga lebih baik banyak berdiam diri dirumah.

Baca Juga: Pengusaha Hotel Puncak Keluhkan Informasi Penerapan One Way, Banyak Pengunjung Batalkan Reservasi

"Kalau mau liburan, ya ditahan dahulu. Karena banyak masyarakat Ciawi yang pulang bekerja dari Kota Bogor terjebak macet semalam. Bahkan saya miris melihat banyak pemotor yang tertidur dipinggir jalan," tuturnya.

Terpisah, warga Saung Wira, Kecamatan Ciawi, Apri (32) mengaku lelah setelah terkena kemacetan di jalan Raya Tajur meski menggunakan motor. Bahkan, dirinya harus menggunakan jalan alternatif guna menuju rumahnya dikawasan Ciawi.

"Saya cape juga semalam kena macet di Tajur, akhirnya saya mencari informasi jalan alternatif untuk motor. Ya, akhirnya lewat alternatif meski harus menempuh jarak lebih jauh," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran