Asep Wahyuwijaya Nilai Pemkab Bogor Menyia-nyiakan Bankeu Pemprov Jawa Barat untuk RSUD Bogor Utara

Lantaran pembangunan RSUD Bogor Utara tak juga rampung, Asep Wahyuwijaya menilai Pemkab Bogor menyia-nyiakan Bankeu Pemprov Jawa Barat.

Asep Wahyuwijaya Nilai Pemkab Bogor Menyia-nyiakan Bankeu Pemprov Jawa Barat untuk RSUD Bogor Utara
Asep Wahyuwijaya menilai Pemkab Bogor menyia-nyiakan Bankeu Pemprov Jawa Barat untuk RSUD Bogor Utara.

INILAHKORAN, Parung - Asep Wahyuwijaya geram. Anggota Komisi I DPRD Jabar itu menilai Pemkab Bogor tak paham akan kewajiban memberikan pelayanan kesehatan yang baik untuk warganya.

Hal itu lantaran proyek pembangunan RSUD Bogor Utara yang berlokasi de Desa Cogrek, Parung tak jua rampung. Padahal, Bankeu Pemprov Jawa Barat sudah dikucurkan untuk Pemkab Bogor.

"Kenapa dalam perencanaan hingga saat saat ini pembangunan RSUD Bogor Utara maasih juga molor? Sederhana saja, hal itu karena secara ekstrem saya menyimpulkan bahwa Pemkab Bogor sepertinya memang tak sepenuhnya paham dengan kewajiban memberikan pelayanan kesehatan yang baik untuk warganya," kata Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Senin 16 Mei 2022.

Baca Juga: Ambil Hikmah dari Pandemi, Pemprov Jabar Segera Hadirkan Puluhan RS dan Ribuan Puskesmas Baru

Asep Wahyuwijaya menuturkan, sebagaimana memberikan pelayanan yang terbaik dalam urusan pendidika, menyediakan atau memberikan pelayanan kesehatan yang baik pun adalah hak asasi warga yang mestinya mendapatkan prioritas utama.

"Proyek pembangunan RSUD Bogor Utara yang sudah direncanakan lama, yang tak mampu direalisasikan karena barangkali alasannya ketiadaan anggaran, sekalinya diberikan bantuan anggaran mestinya disambut dengan suka cita, lalu dtindaklanjut dengan pekerjaannya yang cepat dan bukannya molor seperti saat ini," tutur Asep Wahyuwijaya.

Baca Juga: Di Garut, Pertalite Mulai Menghilang di Tingkat Pengecer

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran itu juga mempertanyakan alasan berkurangnya rencana anggaran biaya (RAB) proyek pembangunan RSUD Bogor Utara.

"Anggaran proyek pembangunan RSUD Bogor Utara sebenarnya diberikan maksimal sesuai proposal awal Pemkab Bogor yaitu sebesar Rp112, 6 miliar, tetapi kok dalam realisasinya malah dikurangi RAB-nya menjadi Rp93,6 miliar atau berkurang hampir Rp20 miliar, saya pernah mempertanyakan hal itu ke Pemkab Bogor," ungkapnya. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran