• Senin, 4 Juli 2022

KPK Periksa Adik Ade Yasin yang Pejabat Pemkab Bogor, Ini Hasilnya

- Rabu, 18 Mei 2022 | 11:44 WIB
Tersangka Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin (kanan) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/5/2022). Ade Yasin menjalani pemeriksaan perdana usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada anggota tim audit BPK Perwakilan Jawa Barat untuk pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021 agar mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan nilai total suap Rp1,024 Miliar. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU (Indrianto Eko Suwarso)
Tersangka Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin (kanan) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/5/2022). Ade Yasin menjalani pemeriksaan perdana usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada anggota tim audit BPK Perwakilan Jawa Barat untuk pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021 agar mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan nilai total suap Rp1,024 Miliar. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU (Indrianto Eko Suwarso)

INILAHKORAN, Jakarta – Penyidik KPK memeriksa sejumlah saksi, termasuk adik Ade Yasin, yakni Arif Rahman. Apa hasilnya?

Arif Rahman adalah adik dari Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin. Kariernya menanjak, terutama setelah Ade Yasin menjadi Bupati Bogor.

Setelah menjabat Kabid Perencanaan dan Pembangunan, Arif Rahman kemudian naik menjadi Sekretaris Bappenda pada 14 Agustus 2019. Belum genap setahun, Ade Yasin melantiknya sebagai Kepala Bappenda Kabupaten Bogor pada 27 Juli 2020.

Arif Rahman termasuk satu dari sembilan saksi yang diperiksa penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 17 Mei 2022. Dia bersaksi untuk kasus dugaan suap terhadap auditor BPK yang dilakukan Ade Yasin.

Baca Juga: Jegerrr.... KPK Panggil Iwan Setiawan, Diperiksa dalam Kasus Dugaan Suap Ade Yasin

Dari pemeriksaan, KPK menduga pengumpulan uang atas perintah tersangka Bupati Bogor nonaktif Ade Yasinsebagai dana operasional tim pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama proses audit laporan keuangan Pemkab Bogor berlangsung.

KPK mengonfirmasi hal tersebut melalui pemeriksaan sembilan saksi untuk tersangka Ade Yasin dan kawan-kawan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/5).

“Dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah dari tersangka AY untuk mengumpulkan sejumlah uang yang kemudian diduga diberikan kepada tersangka ATM dan kawan-kawan sebagai dana operasional pemeriksa selama proses audit berlangsung,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu 18 Mei 2022.

Baca Juga: Kasus Dugaan Suap Bupati Bogor Ade Yasin, KPK Akan Periksa 6 Saksi

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X