20 Menit Hujan Deras, Satu Unit Rumah Hancur, 6 KK di Kecamatan Bogor Selatan Terisolasi

Akibat hujan deras selama 20 menit, satu rumah di Kecamatan Bogor Selatan hancur. Akibatnya, 6 KK terisolasi.

20 Menit Hujan Deras, Satu Unit Rumah Hancur, 6 KK di Kecamatan Bogor Selatan Terisolasi
Akibat hujan deras, satu rumah di Kecamatan Bogor Selatan rusak berat.

INILAHKORAN, Bogor - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor mengakibatkan satu unit rumah di Komplek Wartawan Ujung Cipaku Indah, Kecamatan Bogor Selatan rusak berat pada Rabu 18 Mei 2022 sore WIB.

Selain itu akibat rusaknya satu unit rumah di Kecamatan Bogor Selatan, itu akses jalan menuju lima rumah yang dihuni enam kepala keluarga (KK) dengan jumlah 50 jiwa terisolasi.

Salah satu warga Cipaku Indah, Yuni (67) memaparkan, hujan deras disertai petir hanya berlangsung selama 20 menit, kemudian setelah itu terdengar suara gemuruh dan dentuman keras dari dekat rumahnya.

Baca Juga: Andhika Pratama Jadi Sasaran Usai Chandrika Diramal Sering Dapat Cuan dari Pria Beristri

"Hujannya sangat deras, tetiba ada suara gemuruh dan dentuman keras. Saya lihat rumah depan sudah ambrol, tembokannya menutup akses jalan," ungkap Yuni kepada wartawan pada Kamis 19 Mei 2022 pagi.

Yuni membeberkan, tebingan sepanjang 10 meter dan sebagian rumah milik Benni ambrol membawa serta peralatan rumah tangganya dan kini mengancam sejumlah rumah di kawasan tersebut, termasuk rumah tokoh wartawan Bogor, Alm H Herman Suriawijaya.

"Puingnya besar-besar, sehingga menutup akses jalan keluar masuk warga. Kemudian warga melaporkan ke aparatur kelurahan," bebernya.

Baca Juga: Miyabi Gelar Gala Dinner di Jakarta, Wagub DKI: Mari Kita Sikapi Secara Bijak

Alhasil, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Tagana dan sejumlah perangkat Kelurahan Cipaku juga ikut bergotong-royong bersama warga membersihkan sisa-sisa puing yang berserakan.

"Saat ini, longsoran ditutup terpal untuk mengantisipasi hujan susulan yang dapat mengikis tanah longsoran di lokasi kejadian," tutur Yuni.

Dari informasi yang dihimpun, BPBD Kota Bogor baru memberikan bantuan berupa terpal guna mengantisipasi kejadian susulan.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Bandung Kamis 19 Mei 2022

Sementara itu warga juga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerjunkan alat berat untuk mengevakuasi puing-puing yang menutupi jalan akses keluar masuk enam KK.***(Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran