• Senin, 4 Juli 2022

Pejabat dan Pegawai Dinas PUPR Kabupaten Bogor Ramai-ramai Diperiksa KPK

- Kamis, 19 Mei 2022 | 13:21 WIB
Tersangka Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin (kanan) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/5/2022). Ade Yasin menjalani pemeriksaan perdana usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada anggota tim audit BPK Perwakilan Jawa Barat untuk pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021 agar mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan nilai total suap Rp1,024 Miliar. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU (Indrianto Eko Suwarso)
Tersangka Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin (kanan) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/5/2022). Ade Yasin menjalani pemeriksaan perdana usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada anggota tim audit BPK Perwakilan Jawa Barat untuk pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021 agar mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan nilai total suap Rp1,024 Miliar. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU (Indrianto Eko Suwarso)

INILAHKORAN, Jakarta - Rombongan pejabat dan pegawai Dinas PUPR Kabupaten Bogor ramai-ramai dipanggil penyidik KPK. Mereka dimintai keterangan dalam kasus dugaan suap dengan tersangka Ade Yasin.

Tak hanya pejabat dan pegawai Dinas PUPR Kabupaten Bogor, KPK juga memanggil pejabat dan auditor BPK Perwakilan Jawa Barat dalam kasus yang membelit Ade Yasin itu.

Penyidik KPK, Kamis 19 Mei 2022 ini, memanggil 10 saksi untuk dimintai keterangan bagi tersangka Ade Yasin. Keduanya berasal dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor dan BPK Perwakilan Jawa Barat.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan salah satu saksi yang dipanggil adalah Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat saat kasus ini terjadi, yakni Agus Khotib.

Baca Juga: KPK Periksa Adik Ade Yasin yang Pejabat Pemkab Bogor, Ini Hasilnya

"Hari ini, pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021 untuk tersangka AY (Ade Yasin/Bupati Bogor nonaktif)," kata Ali Fikri.

Adapun sembilan saksi lainnya yang dipanggil, yaitu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Soebiantoro, PPK Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bogor Heru Haerudin, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bogor Krisman Nugraha.

Lalu, tiga PNS Dinas PUPR Kabupaten Bogor masing-masing Gantara Lenggana, R Indra Nurcahya, dan Aldino Putra Perdana serta tiga PNS BPK Perwakilan Jabar, yakni Emmy Kurnia, Winda Rizmayani, dan Dessy Amalia.

Baca Juga: Jegerrr.... KPK Panggil Iwan Setiawan, Diperiksa dalam Kasus Dugaan Suap Ade Yasin

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X