• Selasa, 5 Juli 2022

Disdukcapil Kota Bogor Buka Layanan Go To School

- Kamis, 19 Mei 2022 | 20:50 WIB
 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor melakukan kick off perekaman data pelajar setingkat SMA/SMK dan sederajat di SMAN 1 Bogor pada Kamis (19/5/2022) siang (Rizki Mauludi)
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor melakukan kick off perekaman data pelajar setingkat SMA/SMK dan sederajat di SMAN 1 Bogor pada Kamis (19/5/2022) siang (Rizki Mauludi)
 
INILAHKORAN, Bogor - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor melakukan kick off perekaman data pelajar setingkat SMA/SMK dan sederajat di SMAN 1 Bogor pada Kamis (19/5/2022) siang. Program yang bertajuk Disdukcapil Goes to School itu menyasar sejumlah pelajar SMA negeri dan swasta. 
 
Diketahui, lewat layanan jemput bola tersebut, Disdukcapil mempermudah mereka mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) setelah berusia 17 tahun nanti. 
 
"Jadi Pemkot Bogor melakukan jemput bola, karena pengurusan kartu atau dokumen kependudukan harus mudah dan cepat, jangan nunggu bola," ungkap Wali Kota Bogor Bima Arya di SMAN 1 Bogor.
 
 
Bima memaparkan, anak yang sudah menginjak usia 17 tahun harus mudahkan supaya mereka bisa memperoleh hak-hak mereka sesegera mungkin. Kegiatan jemput bola ini juga dilaksanakan berkaca dari kebiasaan sebagian anak yang sudah berusia 17 tahun, tidak langsung membuat KTP. Sedangkan, ketika ada keperluan mereka baru sibuk mengurusi. 
 
"Untuk itu, saya meminta Disdukcapil Kota Bogor untuk mendatangi semua sekolah setingkat SMA untuk melakukan perekaman data kependudukan para pelajar. Saya minta di hari mereka ulang tahun, pelajar.sudah punya KTP. Jadi di jemput bola, didatangi semuanya ke seluruh sekolah," paparnya.
 
"Bukan (masalah) hanya kartunya, tapi mereka sadar akan hak-haknya seperti mereka punya hak pilih, mereka tahu bahwa ada syarat usia untuk menikah dan sebagainya. Jadi ini bagian pendidikan kewarganegaraan juga," tambah Bima. 
 
 
Bima membeberkan, perekaman data kependudukan para pelajar merupakan persiapan menyambut Pemilu 2024 juga. Sebab, setiap masa Pilkada maupun Pemilu, pihaknya akan meminta Disdukcapil untuk melakukan pendataan semaksimal mungkin supaya semua warga yang memenuhi syarat dapat memperoleh haknya. 
 
"Jadi tentu ada kaitannya dengan Pilkada, Pilpres, Pileg dan sebagainya, jangan sampai ada yang luput tidak menggunakan hak suaranya," terangnya.
 
Ditempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto menjelaskan, untuk mensukseskan program ini, pihaknya bekerjasama dan berkolaborasi bersama KCD hingga MKKS. 
 
 
"Program ini kami targetkan menyasar sekolah setingkat SMA yang ada di seluruh Kota Bogor. Perkiraan total ada 200 sekolah. Dan hari ini disini saja ada 850 siswa," ungkap Sujatmiko. 
 
Sujatmiko menegaskan, siswa yang sudah usia 16 tahun juga sekaligus diberikan kesempatan untuk melakukan perekaman. Dan ini menjadi target secara masif, terus menerus, menyeluruh dan suistanable, harapanya bukan sekedar masalah politik tetapi melayani warga.
 
"Soal keuntungan mengikuti program ini, selain para pelajar tidak perlu repot-repot datang ke kantor Disdukcapil, bagi mereka yang sudah berusia 17 tahun langsung mendapatkan KTP-el. Jadi yang sudah 17 tahun langsung dicetakin disini, langsung dapat. Kalau belum 17 tahun, nanti kita kerjasama dengan OSIS, kita kolektif (untuk mengambilkannya). Yang jelas manfaatkan aplikasi Si Kancil Berlari, dengan online kami cetakin," pungkasnya.***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Dukung Festival Radio Bogor 2022

Senin, 4 Juli 2022 | 21:20 WIB
X