• Senin, 4 Juli 2022

Pesan Moral untuk Pejabat Bogor di Harkitnas 2022

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:45 WIB
Refleksi hari kebangkitan nasional (Harkitnas), DPC Pemuda Demokrat Kabupaten Bogor bersama organisasi kepemudaan lainnya melakukan simposium kebangsaan di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong. (Reza Zurifwan)
Refleksi hari kebangkitan nasional (Harkitnas), DPC Pemuda Demokrat Kabupaten Bogor bersama organisasi kepemudaan lainnya melakukan simposium kebangsaan di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong. (Reza Zurifwan)
 
INILAHKORAN, Cibinong-Refleksi hari kebangkitan nasional (Harkitnas), DPC Pemuda Demokrat Kabupaten Bogor bersama organisasi kepemudaan lainnya melakukan simposium kebangsaan di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong.
 
Secara bergantian mereka melakukan orasi, menyampaikan pesan moral kepada pejabat maupun  aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Bogor, untuk lebih baik dalam melayani masyarakat.
 
"Hari ini, DPC Pemuda Demokrat melakukan simposium kebangsaan, memberikan pesan moral agar pejabat dan ASN Prmkab Bogor menjalankan fungsi sebaik-baiknya dalam menjalankan tugasnya yaitu melayanai masyarakat Kabupaten Bogor," kata Ketua DPC Pemuda Demokrat Bambang Sumantri kepada wartawan, Jumat sore, (20/05/2022).
 
 
Apa yang terjadi waktu lalu atas terkenanya operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Bogor Ade Yasin dan tiga orang pejabat Pemkab Bogor lainnya, atas dugaan upaya menyuap auditor badan pemeriksa keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat, secara singkat ia menuturkan perlunya instrospeksi diri.
 
"Mari kita instropeksi diri atas berjalannya roda pemerintahan selama ini," tutur Bambang Sumantri.
 
Ia menuturkan kedepan, akan melakukan simposium kebangsaan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD), seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Pengelolaan Pendapatan Daerah dan lainnya.
 
 
"Kami secara berkala akan menyampaikan pesan moral, bagaimana pentingnya pembangunan moral. Buat apa miliki insfrastruktur yang bagus, kalau moralnya rusak," tuturnya. (Reza Zurifwan)***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X