Bima Arya Wajibkan Warga Bogor dengan Kondisi Ini Pakai Masker di dalam Ruangan

- Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya bicara soal kebijakan warga melepas masker. (Rizki Mauludi)
Wali Kota Bogor Bima Arya bicara soal kebijakan warga melepas masker. (Rizki Mauludi)
INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor, Bima Arya menyambut baik kebijakan pemerintah yang memperbolehkan masyarakat melepas masker di saat berkegiatan di area terbuka.
 
Meski begitu setelah kebijakan melepas masker itu diterapkan beberapa hari, Bima Arya memberikan catatan bagi warga yang sakit dan di dalam ruangan.
 
"Ya, masker boleh dilepas hanya saat berada di ruang terbuka dan tak banyak orang. Masyarakat wajib mengenakan masker jika memiliki komorbid atau penyakit penyerta, yang sedang sakit, beraktivitas di dalam ruangan, termasuk kegiatan di luar ruangan yang ramai," ungkap Bima Arya pada Minggu 22 Mei 2022.
 
 
Bima Arya melanjutkan, jadi masyarakat yang wajib pakai masker ini adalah yang komorbid dan tengah sakit flu, silahkan dipakai. Tentunya apabila aktivitas di dalam ruangan, masih diwajibkan memakai masker.
 
"Selain itu, wajib diluar ruangan pakai masker ketika crowded, mau masuk pasar kalau padat ataupun tidak yakin, ya pakai masker. Jadi bagi yang belum nyaman, belum yakin, silakan pakai. Tapi, bagi yang sehat di lingkungan terbuka ya silakan buka masker," tambahnya.
 
Bima memaparkan, hingga hari ini tercatat angka kasus Covid-19 di Kota Bogor sudah menunjukkan tren positif. Bahkan, belum ada lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran 2022. 
 
 
"Jadi kami sudah melihat data-data yang sangat positif, Kota Bogor sudah menunjukan tren penurunan, beberapa hari 0 kasus, lonjakan kasus belum terjadi pasca lebaran. Semoga terus membaik," paparnya.
 
Meski begitu, Bima menyatakan pihaknya tetap siaga, untuk Pemkot Bogor akan terus memantau situasi. Jika ada kenaikan kasus Covid-19 secara signifikan, Satgas akan mengeluarkan kebijakan berbeda.
 
 
"Tapi ya kami tetap memastikan untuk memonitor data-data tadi. Kalau di rumah sakit ada data naik, ya kebijakannya beda lagi. Tapi sejauh ini mudah-mudahan kami sudah siap memasuki endemi," pungkasnya.***(Rizki Mauludi)
 
 

 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Dukung Festival Radio Bogor 2022

Senin, 4 Juli 2022 | 21:20 WIB
X