Kucing Berantem Mirip Tangisan Perempuan Jadi Pertanda Keluarga Neng Sebelum Terjadi Longsor

- Minggu, 22 Mei 2022 | 13:19 WIB
Petugas gabungan higga saat ini masih mencari jasad Neng yang tetimbun longsor di Cijeruk Kabpaten Bogor. (Reza Zurifwan)
Petugas gabungan higga saat ini masih mencari jasad Neng yang tetimbun longsor di Cijeruk Kabpaten Bogor. (Reza Zurifwan)

INILAHKORAN, Cijeruk - Keluarga Masnoneng Sumiati (Neng) usia 27 tahun korban bencana tanah longsor di Kampung Pasir Pogor, RT 01 RW 04 Desa Cipelang, Cijeruk yang jasadnya belum ditemukan petugas gabungan mengaku tak dikasih tanda-tanda baik dari Nafiz (4 tahun) yang sudah almarhumah maupun dari Neng langsung.

"Kalau dari almarhumah Nafiz ga ada tanda-tanda bakal pergi selamanya, namun di rumah umi (ibu dari Masnoneng Sumiati) ada kucing warna hitam berantem selama tiga malam yang mengeluarkan suara layaknya tangisan anak kecil perempuan," kata Elang Suwandi kakak korban Masnoneng Sumiati kepada wartawan, Minggu, 22 Mei 2022.

Wandi sapaan akrabnya berharap, jasad Masnoneng Sumiati yang merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara ditemukan dan kondisinya masih hidup.

Baca Juga: Jasad Neng Korban Bencana Tanah Longsor di Pasir Pogor Kabupaten Bogor Masih Hilang

"Semoga saja adik saya masih hidup, walaupun begitu keluarga mengikhlaskan apapun yang terjadi, yang penting hari ini ditemukan," harap Wandi.

Kepada petugas badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Tagana, TNI dan Polri. Ia mengharapkan pencarian dibagi kedalam dua tim.

"Kami berharap, pencarian dibagi kedalam dua tim. Firasat saya, ia ada di bagian depan rumahnya, di dekat pohon rumah dan tertimpa material bangunan rumah atau pagar dari Vila 88. Firasat saya, juga dibenarkan oleh Hilman suami adik saya yang berhasil selamat atas kejadian bencana tanah longsor," tuturnya. (Reza Zurifwan)

 

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Dukung Festival Radio Bogor 2022

Senin, 4 Juli 2022 | 21:20 WIB
X