• Kamis, 7 Juli 2022

Pembangunan Pagar Tembok Vila 88 di Kampung Pasir Pogor Diduga Tidak Sesuai Kajian

- Selasa, 24 Mei 2022 | 20:50 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Eddy Santana Putra (Reza Zurifwan)
Anggota Komisi V DPR RI Eddy Santana Putra (Reza Zurifwan)
INILAHKORAN, Cijeruk-Bangunan vila 88 di Kampung Pasir Pogor RT 01 RW 04 Desa Cipelang, Cijeruk ternyata sudah memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).
 
IMB tersebut keluarkan oleh Pemkab Bogor dan diterbitkan atas nama PT. Cipta Sarana Hidup Sehat dengan pemiliknya Andri Sastrahudiah.
 
Karena memiliki IMB, maka pengawas bangunan UPT Penataan Bangunan II Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) tidak berhak menilai kualitas keseluruhan bangunan vila tersebut, terlebih luas bangunan vila 88 lebih dari 3.000 meter.
 
 
Hal tersebut dikatakan Kepala UPT Penataan Bangunan II DPKPP Agung Tarmedi, bahwa dari luas 1,2 hektare atau 12.000 meter persegi, bangunannya sudah berizin atas nama PT. Cipta Sarana Hidup Sehat dimana jenis usahanya memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK).
 
"Kalau keseluruhan bangunan vila 88 itu sudah terbit IMBnya pada Tahun 2016 lalu, karena berizin, maka saya tidak bisa komentar perihal kualitas terutama tembok pagar yang ambruk pada Sabtu sore pekan lalu," kata Agung Tarmedi kepada wartawan Selasa, (24/05/2022).
 
Ia menyakini kajian IMB keseluruhan bangunan vila 88 sesuai kajian atau kaedah keilmuan, namun bisa saja di "lapangan' dalam pelaksanaan tidak sesuai kajian atau detail engineering design (DED).
 
 
"Pemkab Bogor menerbitkan IMB pasti karena secara kajian keilmuan, kalau ternyata tidak sesuai, maka ada kelalaian dalam pelaksanaan pembangunan seperti tembok pagar," sambungnya.
 
Anggota Komisi V DPR RI Eddy Santana Putra yang meninjau ke lokasi bencana tanah longsor berpendapat harusnya pagar tembok atau tanggul penahan tanah (TPT) sudut  kemiringan maksimalnya 45 derajat.
 
Sementara realita di 'lapangan', sudut kemiringan tembok pagar vila 88 ialah 90 derajat.
 
 
"Pasti ada kesalahan atau kelalaian dalam pelaksanaan pembangunan tembok pagar, apalagi tembok pagar tersebut tanpa rangka yang lengkap, hingga tidak kuat dan ambruk bangunan di sampingnya," ucap Eddy Santana Putra. (Reza Zurifwan)***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Dukung Festival Radio Bogor 2022

Senin, 4 Juli 2022 | 21:20 WIB
X