• Kamis, 7 Juli 2022

Pasar HewanJonggol Lockdown, Ini Penyabnya

- Rabu, 25 Mei 2022 | 18:53 WIB
Pasar hewan Jonggol secara resmi mulai besok lock down atau ditutup sementara hingga dua minggu atau 14 hari kedepan, (Reza Zurifwan)
Pasar hewan Jonggol secara resmi mulai besok lock down atau ditutup sementara hingga dua minggu atau 14 hari kedepan, (Reza Zurifwan)
Ada 4 Kasus Penyebaran Wabah PMK, Pasar Hewan Jonggol Lock Down
 
 
INILAHKORAN, Jonggol-Pasar hewan Jonggol secara resmi mulai besok lockdown atau ditutup sementara hingga dua minggu atau 14 hari kedepan, hal itu karena Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor menemukan empat kasus penularan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
 
"Pasar Hewan Jonggol mulai besok lock down atau ditutup sementara selama 14 hari kedepan, karena ada empat ekor sapi yang terpapar wabah PMK," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Diskanak Kabupaten Bogor Prihartini kepada wartawan, Rabu, (25/05/2022).
 
Prihartini menambahkan bahwa dugaan sementara, ditemukannya sapi yang terpapar wabah PMK tersebut karena terjadi distribusi pasukan hewan ternak dari Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
 
 
"Dugaan sementara, wabah PMK yang masuk ke Bumi Tegar Beriman terbawa hewan ternak yang didatangkan dari Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, selama lock down, kami menginkubasi hewan ternak yang terpapar hingga sembuh dari wabah tersebut," tambah Prihartini.
 
Ia menuturkan bahwa sebelum dinyatakan terpapar wabah PMK, empat ekor sapi yang diduga terpapar sudah diisolasi, agar jikalau terpapar, tidak menyebarkan wabah PMK ke hewan ternak lainnya.
 
"Upaya pencegahan penyebaran wabah PMK yang lebig meluas sudah kami lakukan, kami memastikan empat ekor sapi  tersebut terpapar wabah PMK berdasarkan hasil uji laboratarium di Kabupaten Subang yang terbit pada Selasa kemarin," tuturnya.
 
 
Prihartini berharap, bahwa dengan langkah lock down dan proses penyembuhan sapi yang sakit, pada Hari Raya Idul Adha mendatang. Tidak ada lagi kasus penyebaran wabah PMK.
 
"Semoga kasus penyebaran wabah PMK tidak menyebar luas, lalu di Hari Raya Idhul Adha, umat muslim yang mau atau hendak ibadah berqurban tidak terganggu dalam pelaksanaannya," harap Prihartini.
 
Ia optimis dengan ditutup sementara Pasar Hewan Jonggol, tidak membuat kenaikan harga daging sapi, kerbau, kambing atau lainnya. Hal itu karena ada daging pengganti.
 
 
"Semoga kebutuhan akan daging sapi, kerbau, kambing dam lainnya tidak menaikkan harga daging tersebut, masih ada pengganti berupa tersedianya atau terpasoknya daging import," jelasnya.
 
Ia melanjutkan bahwa Pasar Hewan Jonggol, merupakan pasar hewan satu-satunya di Bumi Tegar Beriman. Pasar tersebut dimiliki dan dikelola oleh pihak masyarakat atau swasta.
 
Infornasi yang dihimpun inilah Koran, wabah PMK sudah menyebar luas di Provinsi Jawa Barat. Daerah yang hewan ternaknya belum terpapar tinggal empat seperti Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Majalengka dan lainnya. (Reza Zurifwan)***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Dukung Festival Radio Bogor 2022

Senin, 4 Juli 2022 | 21:20 WIB
X