Operasi Patuh Lodaya 2022, Ini Sasaran dan Terget Penindakan Satlantas Polresta Bogor Kota

Satlantas Polresta Bogor Kota akan menindak para pengendara yang melawan arus, anak di bawah umur dan Rojali yang membhayakan pengguna jalan

Operasi Patuh Lodaya 2022, Ini Sasaran dan Terget Penindakan Satlantas Polresta Bogor Kota
Polresta Bogor Kota menegaskan dalam OPerasi Patuh Lodaya ini akan menindak tegas pelaku melawan arus di Kota Bogor.

INILAHKORAN, Bogor - Polresta Bogor Kota menggelar apel gabungan persiapan Operasi Patuh Lodaya tahun 2022 di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 13 Juni 2022).

Sasaran Pperasi Patuh Lodaya kali ini adalah pelawan arus lalulintas, pengendara di bawah umur dan rombongan jamaah liar (Rojali) yang kerap membahayakan diri sendiri dan pengendara.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro mengatakan, Operasi Patuh Lodaya akan digelar selama 14 hari kedepan dengan sasaran utama menanamkan sadar berlalu lintas, sudah di paparkan ada 15 titik-titik rawan di seluruh wilayah Polsek Kota Bogor.

Baca Juga: Ops Patuh Lodaya 2021, Pengendara Abai Prokes Jadi Sasaran utama

"Pelanggaran terbanyak adalah melawan arus dan kami setiap hari melakukan penindakan pelawan arus. Kemudian saya memprioritaskan khusus Rojali yang kerap membuat konten pinggir jalan dan memberhentikan truk. Tentu itu membahayakan, kami mengharapkan dukungan masyarakat agar bisa membantu dan menanamkan disiplin berkendar maupun pengguna jalan disemua usia," ungkap Susatyo kepada wartawan.

Susatyo menjelaskan, indikator patuh, disiplin berlalu lintas berkungnya angka pelanggaran dan ada tujuh prioritas dalam penindakan yang salah satunya pelawan arah. Untuk Kota Bogor sebagai destinasi wisata, jadi saat jalan ramai melawan arah itu berbahaya karena melawan arus kendaraan yang ramai.

"Selain itu kami juga fokus kepada banyaknya pelanggaran berkendara dibawah umur, saya tegaskan jadi bukan hanya ketrampilan mengemudikan kendaraan saja, tapi harus ada kedewasaan. Jangan bangga orang tua anak dibawah umur bisa berkendara, misalnya saat menyalip itu butuh kedewasaan. Kami akan merangkul Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama (Toga) untuk memberikan pemahaman kepada orang tua jangan mengizinkan anak mereka berkendara sebelum usianya cukup," jelasnya.

Baca Juga: Catat Waktunya! Polresta Bandung Segera Mulai Operasi Patuh Lodaya

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Aprian mengatakan, khusus Satlantas Polresta Bogor Kota menerjunkan 134 personil dibantu jajaran lain secara keseluruhan semua fungsi. Diupayakan kali ini menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan.

"Sengaja kami perbanyak trouble spot dan black spot dalam pemetaan agar difokuskan dititik tersebut. Contohnya imbas dari perbaikan jalan dan jembatan yang amblas di Jalan Soleh Iskandar memperpanjang rute masyarakat untuk balik ke rumah. Kemarin kami dengan dishub menutup beberapa putaran itu tapi tetap masyarakat ada yang naik trotoar. Jadi mudah-mudahan pengerjaan cepat selesai, saya mengimbau masyarakat ikuti aturan dan ikuti petunjuk yang ada," tuturnya.

Galih menegaskan, angka kecelakaan dari 24 polres di Polda Jawa Barat dan Kota Bogor peringkat kedua terendah, jadi terus konsisten pihaknya menekan angka kecelakaan. Satlantas Polresta Bogor Kota selalu berupaya menekan angka jumlah kejadian dan fatalitas korban. Untuk penyelesaian kecelakaan juga banyaj melalui restoratif justice atau secara kekeluargaan.

Baca Juga: Usai Punguti Sampah, Polres Bogor pun Tanam Pohon di Hulu Sungai Ciliwung

"Dalam operasi Patuh Lodaya 2022 ini, operasi statis tidak di perbolehkan baik BM dan anggota operasional lainnya akan difokuskan pada titik tertentu. Kami Siagakan anggota dengan mobil dan motor. Ada tambahan titik CCTV pertigaan Batutulis karena banyak orang nyuri jalan atau melawan arus, itu akan menjadi prioritas kami. Sementara itu, jalur Sistem Satu Arah (SSA) bisa disampaikan 100 persen disiplin. Tetapi diantisipasi malam hari dan weekend," pungkasnya. (rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran