• Kamis, 30 Juni 2022

Asetnya di Sukaraja Disita Satgas BLBI, Bogor Raya Development Siapkan Perlawanan Hukum

- Rabu, 22 Juni 2022 | 12:32 WIB
Satgas BLBI melakukan penyitaan aset PT Bogor Raya Development di Sukaraja, Kabupaten Bogor. Bogor Development pun akan memberikan perlawanan hukum.
Satgas BLBI melakukan penyitaan aset PT Bogor Raya Development di Sukaraja, Kabupaten Bogor. Bogor Development pun akan memberikan perlawanan hukum.
INILAHKORAN, Sukaraja - PT Bogor Raya Development akan melakukan langkah hukum baru setelah aset milik kliennya di Sukaraja, Kabupaten Bogor, disita Satgas BLBI.
 
Kuasa hukum PT Bogor Raya Development, Leonard Arpan Aritonang, mempertanyakan keabsahan langkah penyitaan itu.
 
Penyitaan dilakukan Satgas BLBI pada Rabu pagi, 22 Juni 2022 di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Adapun aset PT Bogor Raya Development yang disita adalah lahan seluas 89,01 hektare, dua bangunan hotel, dan satu lapangan golf.
 
 
"Kami akan segera melawan dengan mengambil langkah hukum yang baru untuk mempertanyakan keabsahan langkah penyitaan yang dilakukan oleh Tim Satgas BLBI," kata Leonard Arpan Aritonang kepada wartawan.
 
 
Leonard Arpan Aritonang itu menuturkan bahwa PT Bogor Raya Depelovment dimiliki oleh pemodal asing, di mana telah membayar penuh saham yang ada.
 
"Pemegang saham yang merupakan warga negara asing sudah membayar penuh saham yang ada di PT Bogor Raya Depelovment, di mana asetnya berupa dua unit hotel, lapangan golf dan juga lahan seluas puluhan hektare," tutur Leonard.
 
Penyitaan terhadap aset PT Bogor Raya Development itu, antara lain Hotel Novotel Golf Resort dan Hotel Ibis Style Bogor Raya dilakukan Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban, mewakili Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Menko Polhukam Mahfud MD dan Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto ikut menyaksikannya.
 
 
Kepada wartawan, Mahfud MD mengatakan penyitaan ini merupakan langkah tegas pemerintah pusat yang diperintah langsung Presiden Jokowi dan ia juga yang bentuk tim dari 12 institusi.
 
Dia pun mempersilahkan PT Bogor Raya Development menempuh langkah hukum melalui pengadilan jika tak puas terhadap apa yang dilakukan Satgas BLBI.
 
"Hari ini kami mensita aset lahan maupun bangunan PT Bogor Raya Depelovment milik Setiawan Haryono dan Hendriawan Haryono karena diduga terkait obligor Bank Asia Pasific atau terkait kasus BLBI. Kalau tidak puas, silahkan tempuh langkah perdebatannya di pengadilan,” kata Mahfud MD. (reza zurifwan)
 

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X