Bencana Alam di Pamijahan, Pemkab Didorong Segera Ajukan Bankeu Untuk Rekonstruksi Infrastruktur

Pengjuan Bankeu untuk merekonstruksi nsfarstruktur akibat bencana alam di Pamijakan harus segera diajukan oleh Pemkab Bogor

Bencana Alam di Pamijahan, Pemkab Didorong Segera Ajukan Bankeu Untuk Rekonstruksi Infrastruktur
Pemkab didorong segera mengajukan bankeu untuk merekonstruksi insfrasutruktur yang rusak akibat bencana alam di Pamijahan Kabupaten Bogor.

INILAHKORAN, Bogor - Pemkab Bogor diminta cepat dalam melakukan pendataan korban terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Desa Purasari, Leuwiliang dan Desa Cibunian, Pamijahan.

Hal itu karena data prakiraan kerugian bencana alam, atau kebutuhan anggaran rekontruksi jalan, jembatan, tanggul penahan tanah (TPT), bangunan sekolah, sarana ibadah dan lainnya di Pamijahan tersebut akan diajukan ke Pemprov Jawa Barat.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Pemprov Jawa Barat telah memberikan bantuan untuk kebutuhan tanggap darurat, berupa uang sebesar Rp 500 juta akibat insiden bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor di Pamijahan.

Baca Juga: Tiga Nyawa Melawang Akibat Banjir Bandang dan Longsor di Pamijahan dan Leuwiliang Bogor

Ia pun, berjanji akan memberikan tambahan anggaran untuk merekontruksi beragam insfrastruktur. Namun dibutuhkan kecepatan dalam pendataan insfrastruktur terdampak bencana alam yang terjadi Rabu malam, (22/06) kemarin.

"Saya sarankan agar Pemkab Bogor segera mendata jalan, jembatan, TPT, bangunan sekolah, sarana ibadah dan lainnya yang rusak. Data tersebut menjadi dasar kebutuhan permohonan bantuan keuangan Pemprov Jawa Barat akan kebutuhan anggaran untuk rekontruksi atau membangun kembali," kata anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Senin 27 Juni 2022.

Halaman :


Editor : inilahkoran