Perbaiki Jembatan MA Salamun, Pemkot Bogor Kembali Minta Bankeu ke Pemprov Jabar

Pemkot Bogor kemball meminta bantuan keuangan ke Pemprov Jabar untuk pembangunan Jembatan MA Salamun

Perbaiki Jembatan MA Salamun, Pemkot Bogor Kembali Minta Bankeu ke Pemprov Jabar
Perbaiki jembatan MA Salamun, Pemkot Bgor minta bantuan keuangan ke Pemprov Jabar.

INILAHKORAN, Bogor - Selain pembangunan Jembatan Otto Iskandardinata (Otista), Pemkot Bogor mengusulkan bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan jembatan MA Salmun.

Pembangunan Jembatan MA Salamun yang berada di Jalan MA Salmun ini diusulkan lantaran kondisi dari konstruksi jembatan saat ini dinilai sudah kurang representatif untuk dilintasi kendaraan.

Sementara Jembatan MA Salmun merupakan akses yang cukup sering digunakan masyarakat dari dan menuju Jalan Merdeka, Dewi Sartika serta Mayor Oking.

Baca Juga: Pembangunan Jembatan Otista, Pemkot Bogor Tunggu Bantuan Provinsi dan Pusat

"Iya, selain dari jembatan Otista, jembatan MA. Salmun termasuk yang kami usulkan ke provinsi untuk tahun 2023. Karena kondisi jembatan sudah rawan, ada beberapa tiangnya sudah retak dan besinya sudah kelihatan," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang DPUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi, Minggu 3 Juli 2022.

Chusnul menuturkan, atas kondisi ini, akses jembatan MA Salmun saat ini untuk sementara ditutup tidak dilintasi kendaraan berat. Di lokasi, sebagian akses jembatan ditempatkan pembatas jalan.

"Untuk sementara kami tutup untuk tidak dilewati kendaraan berat. Hanya bisa dilintasi motor dan sebagian mobil," terang Chusnul.

Baca Juga: Pemkot Bogor Sediakan Tempat Relokasi Bagi 415 Pedagang Korban Kebakaran

Chusnul membeberkan, jembatan yang kini berusia 40 tahun itu dibangun oleh Pemprov Jabar pada tahun 1982. Oleh karena itu, sambung Chusnul, pihaknya kembali meminta dukungan dari Pemprov Jabar untuk rekonstruksi jembatan tersebut.

"Untuk pembangunan jembatan MA Salmun, Pemkot Bogor mengusulkan bantuan keuangan sekitar Rp50 miliar," bebernya.

Ia menjelaskan, selain jembatan dapat berfungsi kembali seperti semula, rekontruksi ini juga sebagai upaya untuk mengurai kepadatan arus kendaraan yang terjadi di kawasan jembatan Merah.

Baca Juga: Pemkot Bogor dan Perumda PPJ Matangkan Proyek Park and Ride

"Iya itu sudah pasti akan mengurai (kepadatan arus kendaraan di jembatan Merah). Sekarang kan akses jembatan MA Salmun tinggal satu arah untuk kendaraan menuju ke stasiun Bogor," jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Chusnul, di tahun yang sama, pihaknya juga telah mengusulkan bantuan senilai Rp150 miliar untuk pembiayaan pembangunan flyover di perlintasan kereta Jalan MA Salmun. Menurutnya, dengan pembangunan flyover atau jalan layang ini sudah bisa untuk menuntaskan dua permasalahan terkait akses jalan di kawasan Jalan MA Salmun.

"Termasuk flyover kami usulkan ke kementerian (PUPR) dan provinsi. Sebenarnya kalau ada flyover sudah bisa menyelesaikan untuk masalah jembatan dan perlintasan kereta. Kan RAM-nya dari sebelum jembatan," pungkasnya.(Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran