DP3A dan UPTD PPA Kota Bogor Lakukan Penjangkauan Korban Kekerasan Sempur

DP3A dan UPTD PPA Kota Bogor melakukan penjangkauan kepada FC (15) korban kekerasan yang terjadi di pedestrian Kebun Raya Bogor.

DP3A dan UPTD PPA Kota Bogor Lakukan Penjangkauan Korban Kekerasan Sempur
Kepala DP3A Kota Bogor, Iceu Pujiati.

INILAHKORAN, Bogor - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Bogor melakukan penjangkauan kepada FC (15) korban kekerasan yang terjadi di pedestrian Kebun Raya Bogor atau seputar SSA.

"Jumat kemarin hari pertama tim kami UPTD PPA melakukan penjangkauan terhadap korban," ungkap Kepala DP3A Kota Bogor, Iceu Pujiati Minggu 7 Juli 2022.

Iceu mengatakan, tujuan dari penjangkauan ini untuk mengetahui bagaimana kronologis kejadian sekaligus melihat kondisi psikologis korban pasca kejadian kekerasan yang terjadi pada Minggu (26/6/2022) lalu. Usai kejadian kekerasan, korban tidak dirawat di rumah sakit namun sudah dilakukan visum di RS PMI.

Baca Juga: Iwan Setiawan: Guna Penuhi Standar WHO, Kabupaten Bogor Butuh Tambahan Ranjang di RS

"Tim UPTD PPA akan terus menindaklanjuti dengan penanganan konseling lanjutan yang nantinya bisa dilakukan di UPTD PPA ataupun bisa dilakukan kembali di rumah korban," terang Iceu.

Iceu menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pemulihan dan penguatan psikologis korban asal Cikaret ini. Sebelumnya, di hari video kekerasan tersebut viral di media sosial, dirinya berkoordinasi dengan Kanit PPA Polresta Bogor Kota.

Iceu membeberkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari Polresta Bogor Kota, motif para pelaku melakukan penganiayaan berawal dari perselisihan antara korban dan pelaku.

Baca Juga: Cuaca Tak Menentu Akibatkan Belasan Hektare Lahan Tembakau di KBB Terancam Gagal Panen

"Setelah ibu korban melapor dan korban diundang untuk dimintai keterangan. Malam itu juga Polresta Bogor Kota mengamankan lima pelaku dalam kasus video tersebut," pungkasnya.***(Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran