Beragam Bantuan Diterima Para Petani Korban Banjir Bandang Leuwiliang, Ini Jenisnya

para petani yang alami gagal panen akibat longsor di Leuwiliang Kabupaten Bogor menerima beragam bantuan mulai daeri benih hingga traktor

Beragam Bantuan Diterima Para Petani Korban Banjir Bandang Leuwiliang, Ini Jenisnya
para petani Korban longsor Luwiliang Kabupaten Bogor menerimaberagam bantuan.

INILAHKORAN, Bogor - Petani yang memiliki 35 hektare desa di Kecamatan Leuwiliang yang gagal panen akibat bencana banjir bandanc dan tanah longsor pada Rabu malam,  22 Juni lalu akan mendapatkan uang asuransi dari PT. Jasindo.

Selain itu, para petani di Leuwiliang juga akan mendapatkan traktor, alat pertanian, rehabilitasi saluran irigasi dan benih padi dari Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor.

"Para petani di Kecamatan Leuwiliang akan mendapatkan asuransi Rp 6 juta perhektare, lalu kami juga akan merehabilitasi saluran irigasi, memberikan bantuan benih padi, traktor dan alat pertanian lainnya," kata Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor Siti Nuriyanti kepada wartawan, Senin, 4 Juli 2022.

Baca Juga: Bima Arya Minta Dedie A Rachim Latihan 11 Hari Jadi Wali Kota Bogor

Siti Nuriyanti menuturkan bahwa saat ini musim kemarau basah, dan ia memprediksi akan ada penurunan jumlah target panen padi atau beras di Bumi Tegar Beriman.

"Ada pergeseran musim kemarau basah, lalu bencana alam banjir dan tanah longsoe yang biasanya terjadi di Bulan Januari-Fabruari, kini terjadi di akhir Bulan Juni. Saya prediksi bakal terjadi penurunan produksi padi atau beras di Tahun 2022 ini," tutur Siti Nuriyanti.

Ia menjelaskan bantuan rehabilitasi saluran irigasi, benih padi, traktor dan alat pertanian akan dilakukan segera di semester kedua anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tingkat II.

Baca Juga: Usai Banjir Bandang di Leuwiliang, Pemkab Bogor Pasang Jembatan Darurat

"Kami akan anggarkan rehabilitasi saluran irigasi, benih padi, traktor dan alat pertanian tersebut di APBD Perubahan," jelasnya.

Sebelumnya, saat meninjau lokasi bencana alam di Kampung Cisarua, Desa Purasari, Leuwiliang, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta Distanhorbun segera membantu para petani di desa tersebut.

"Untuk petani padi akan mendapatkan uang asuransi sawah dan lainnya, sementara petani ikan nanti akan kami bantu benih ikan, kenapa berbeda, karena memang belum ada asuransi buat petani ikan," pinta Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran