Rudy Susmanto Minta Eksekutif Segera Anggarkan Biaya Operasional Satgas PMK

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mendukung penuh Satas PMK dan meminta eksekutif segera mencairkan anggaran operasionalnya

Rudy Susmanto Minta Eksekutif Segera Anggarkan Biaya Operasional Satgas PMK
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto.

INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mendukung penuh Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) yang sedang menanggani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Tak hanya dari segi anggaran pengadaan obat-obatan, Rudy Susmanto mengaku DPRD Kabupaten Bogor juga mendorong agar Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menganggarkan biaya operasional petugas kesehatan hewan atau Satgas PMK.

"Saya mengharapkan eksekutif segera menganggarkan biaya operasional petugas kesehatan hewan atau Satgas PMK secara maksimal, kalau anggaran pembelian atau pengadaan obat-obatan kan sudah dengan besar anggaran Rp 551 juta," kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa,  5 Juli 2022.

Baca Juga: Dedie Minta Gencarkan Edukasi Ke Masyarakat Soal Pencegahan Penyebaran PMK

Rudy Susmanto menambahkan dengan diberikan obat untuk sapi atau kerbau yang terpapar wabah PMK, dan diberikan vaksin PMK untuk sapi atau kerbau yang sehat. Maka, Pemkab Bogor telah menyelamatkan nasib petani sapi atau kerbau.

"Pemkab Bogor harus melindungi peternak sapi dan kerbau, sekaligus menjaga stok kebutuhan masyarakat akan daging hewan ternak tersebut, terlebih sebentar lagi umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Kalau wabah PMK ini tak segera dikendalikan, maka dampak pendapatan ekonomi juga ikut terpengaruh," tambah Rudy Susmanto.

Ayah tiga orang anak itu berharap,  biaya operasional petugas kesehatan hewan atau Satgas PMK dianggarkan dari pos belanja tak terduga (BTT), layaknya pengadaan obat-obatan.

Baca Juga: Protes Usai Ditegur Karena Main Gitar Malam-malam, Pemuda di Bogor Tendang Pagar Rumah Warga: Gua Pribumi!

"Viaya operasional petugas kesehatan hewan atau Satgas PMK, baiknya dianggarkan dari pos BTT. Karena kalau mau dari refocusing atau pergeseran anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), prosesnya lebih lama karena Bupati Bogor dijabat oleh Plt sehingga harus menunggu persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ," harapnya.

Terpisah, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku juga akan menganggarkan biaya operasional petugas kesehatan hewan atau Satgas PMK, sebelumnya Pemkab Bogor menganggarkan Rp 551 juta untuk pengadaan atau pembelian obat-obatan.

"Dukungan operasional Satgas PMK di tujuh kordinator wilayah itu perlu, kami akan anggarkan di APBD-Perubahan," ucap Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Baca Juga: DP3A dan UPTD PPA Kota Bogor Lakukan Penjangkauan Korban Kekerasan Sempur

Sementara itu, hingga Senin kemarin. Jumlah sapi maupun kerbau yang terpapar wabah PMK di Bumi Tegar Beriman sudah mencapai 3.200 ekor.

Sedangkan jumlah sapi maupun kerbau yang sudah divaksin PMK sudah mencapai 3.800 ekor, setial hari petugas kesehatan hewan atau Satgas PMK mengecek ternak, menyiapkan obat-obatan yang didapat dari bantuan provinsi dan bantuan gerakan terbuka serta terus melakukan vaksinasi secara masif kepada ternak yang sehat di 49 kecamatan, Kabupaten Bogor. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran