Dadang Kurniawan Apresiasi Program Petani Milenial Juara, Tapi Tetap Perhatikan Petani Organik

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Dadang Kurniawan mengapresiasi program Petani Milenial Jaura. Dia meminta Pemprov terus optimalkan potensi

Dadang Kurniawan Apresiasi Program Petani Milenial Juara, Tapi Tetap Perhatikan Petani Organik
Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Dadang Kurniawan mengapresiasi program Petani Milenial Juara.

INILAHKORAN, Bandung,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memang terus menggencarkan Program Petani Milenial Juara, dengan inovasi dan pemanfaatan teknologi digital guna menggerakan ekonomi, serta menjadikan Jabar sebagai daerah mandiri pangan.

Melibatkan generasi muda, beberapa terobosan pun sudah dilakukan. Mulai dari Pembudidaya Ikan Milenial (PIM), dengan salah satu fokusnya pengembangan udang vaname. Kemudian Petani Milenial Lebah Madu, serta beberapa beberapa fokus lainnya yang segera dilaksanakan.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan mengaku bersyukur dan akan mendukung penuh program tersebut.

Baca Juga: Di Tiga Kota di Jawa Barat Ini, Vaksinasi Sudah Melampui 80 Persen

Apalagi menurut Dadang Kurniawan, program tersebut dapat menjadi benteng untuk menjamin ketahanan pangan daerah sekaligus memulihkan perekonomian masyarakat.

Sebab dengan kemandirian kata dia, dapat mengurangi ketergantungan terhadap barang impor dan menyokong kesejahteraan masyarakat.

Kendati demikian, Dadang Kurniawan meminta Pemprov Jabar tetap peduli dan tidak lepas tangan terhadap petani yang ada saat ini.

Menurutnya, petani organik tetap harus diperhatikan dan dibantu agar terus eksis. Mengingat sumber penghidupan mereka dan keluarganya, dari hasil tani yang dilakukan.

Baca Juga: Relawan Bala Anies Apresiasi Deklarasi Dukungan Terhadap Anies Baswedan Sebagai Capres 2024

“Apa yang dilakukan, dengan terobosan-terobosan dari Petani Milenial Juara ini sangat bagus dan kami dukung sepenuhnya. Tetapi ya jangan sampai melupakan petani organik yang selama ini menggantungkan nasib mereka dari hasil pertanian. Mereka juga tetap harus diperhatikan dan dibantu, supaya mereka ini bisa dapat bertahan. Saya ini berasal dari keluarga petani dan tahu betul situasi dan kondisinya, khususnya pada saat ini,” ujar Dadang Kurniawan kepada INILAH, Jumat, 15 Oktober 2021.

Dadang Kurniawan berharap, ada keseimbangan perhatian dari Pemprov baik pada program Petani Milenial Juara dengan petani organik yang ada di Jawa Barat pada saat ini.

Mulai dari bantuan permodalan, pelatihan, perlindungan harga produk agar stabil di pasaran, pengemasan hingga pemasaran.

Baca Juga: Pelajaran dari Kisah Nabi: Lelaki Bani Israil dan Utang Seribu Dinar

Sehingga ada kesinambungan dalam perkembangan pertanian di masa mendatang. Sebab kata Dadang, rata-rata penerus pertanian tidak lain adalah keluarga dari petani itu sendiri.

“Kami berharap, pemerintah tidak hanya fokus menggenjot program yang dicanangkan pada saat ini. Mereka yang sudah bertani bertahun-tahun ini tetap harus diperhatikan dan dibantu, sama seperti dengan program yang digencarkan. Harus adil dan seimbang, supaya iklim pertanian kita ini semakin berkembang," ungkap Dadang Kurniawan.

"Soalnya rata-rata, yang melanjutkan pertanian itu anaknya dari petani. Masih dalam keluarga terdekatnya. Jika perhatian kurang, otomatis mereka akan jadi tidak tertarik untuk melanjutkan," imbuh Dadang Kurniawan

Baca Juga: Buset, Ibu Rumah di Garut Jualannya Minuman Keras, Stoknya Hingga Ratusan Botol

"Sementara yang digarap oleh para petani ini multi produk. Bisa saja produk mereka ini potensial untuk dikembangkan. Saya harap ini dapat jadi perhatian, agar masyarakat kita khususnya di daerah bisa sejahtera,” tutup Dadang Kurniawan.***(Yuliantono)


Editor : inilahkoran