Destinasi Wisata di Garut Siap Jamin Prokes bagi Kenyamanan Wisatawan

Dibukanya kembali aktivitas wisata menyusul melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Garut membuat masyarakat, khususnya kalangan pelaku usaha wisata, semringah. 

Destinasi Wisata di Garut Siap Jamin Prokes bagi Kenyamanan Wisatawan
istimewa

INILAH, Garut-Dibukanya kembali aktivitas wisata menyusul melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Garut membuat masyarakat, khususnya kalangan pelaku usaha wisata, semringah. 

Destinasi-destinasi (tempat tujuan) wisata di Kabupaten Garut pun selalu siap menyambut kedatangan wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kesiapan mereka bahkan terbilang sudah lama. Yakni sejak sempat dibukanya kegiatan wisata di tengah masa pandemi pada 2020, sebelum kemudian aktivitas wisata ditutup akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 2021.

"Setiap destinasi wisata, hotel dan restauran, di Garut itu sewaktu dibuka dulu sudah memberlakukan SOP (Standard Operation Procedure) pelayanan pengunjung di masa pandemi. SOP ini disepakati para pelaku usaha. Mereka bahkan sudah menandatangani pernyataan menaati prokes," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Budi Gan Gan Gumilar, Sabtu (29/8/2021).

Baca Juga : Bupati Cirebon Klaim Direksi PDAM Dilantik Dari Hasil Pleno

Dia menyebutkan, sudah ada 78 lebih destinasi wisata di Garut memiliki sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkaitan penerapan prokes. 

Sertifikat CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan (Cleanliness), Kesehatan (Health), Keselamatan (Safety), dan Kelestarian Lingkungan (Environment Sustainability).

"Di setiap destinasi wisata juga dibentuk Satgas Covid-19," kata Budi Gan Gan.

Baca Juga :  Kasus Aktif Covid-19 di Garut Turun Jadi 365

Dia menegaskan, sejauh ini, tak ada syarat atau ketentuan khusus diberlakukan bagi wisatawan agar dapat mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Garut.

"Hanya, mereka harus bisa membuktikan kondisinya sehat. Misalnya dilakukan pengecekan suhu tubuh di pintu masuk (tempat wisata)," ujarnya.

Senada mengenai kesiapan penerapan prokes cegah Covid-19 di tempat wisata dikemukakan Manajer Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut Rudy Arifin. 

Baca Juga : Banyak Investor Tabrak Aturan, Komisi I Soroti Kinerja Satpol PP

"Prokes kita jalankan tak jauh berbeda dengan kemarin-kemarin. Sesuai ketentuan, termasuk Surat Edaran dari Disparbud. Kita bahkan selalu didampingi Satgas Covid-19 dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP, serta berkoordinasi dengan Puskesmas," kata Rudy.

Rudy menuturkan, sejak awal pandemi Covid-19, pihaknya memberlakukan prokes secara ketat sesuai SOP saat aktivitas wisata dibuka. Termasuk penyediaan sarana prasarananya. 

Setiap karyawan diwajibkan cek suhu sebelum bekerja, wajib memakai masker, dan menjaga jarak. Mereka juga menjalani pemeriksaan sampel swab untuk memastikan kondisinya sehat. 

Area sekitar lokasi taman disemprot desinfektan setiap hari. Sejumlah fasilitas bagi pengunjung yang sebelumnya biasa digunakan pengunjung dibatasi penggunannya dengan diberikan tanda tertentu guna menghindari terjadinya kerumunan.

Bukan hanya itu, di area pintu masuk, ada petugas dari Satpol PP, Polisi dan TNI ikut membantu mengarahkan pengunjung yang akan masuk. 

Prokes ketat juga diberlakukan kepada pengunjung. Mulai wajib memakai masker, lalu cek suhu badan, dan diberikan hand sanitizer. Sebelum membeli tiket, disediakan juga tempat cuci tangan lengkap dengan sabun bagi pengunjung.   

Tak cukup sampai di situ, untuk memastikan prokes dilaksanakan setiap orang di lingkungan Taman Satwa Cikembulan, di sekitar area taman satwa ditempatkan karyawan untuk selalu mengingatkan bila ada pengunjung yang maskernya dilepas, atau berkerumun. Termasuk himbauan-himbauan disampaikan melalui pengeras suara.

"Ini kita lakukan demi kenyamanan pengunjung. Makanya, SOP prokes ini kita harapkan dapat ditaati pengunjung juga," ujarya.

Taman Satwa Cikembulan sendiri kembali dibuka untuk umum mulai hari ini, Sabtu (28/8/2021).(zainulmukhtar)

 


Editor : JakaPermana