Duh, Gegara Pandemi Covid-19, Ratusan Hotel di Kota Bandung Bangkrut

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat menyatakan ada ratusan hotel yang telah bangkrut sebagai imbas dari pandemi Covid-19.

Duh, Gegara Pandemi Covid-19, Ratusan Hotel di Kota Bandung Bangkrut

INILAH, Bandung,- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat menyatakan ada ratusan hotel yang telah bangkrut sebagai imbas dari pandemi Covid-19.

Dari beberapa daerah di Jawa Barat, ratusan hotel di Kota Bandung disebut-sebut paling banyak yang terpaksa harus tutup.

Ketua PHRI Jawa Barat Herman Muchtar mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan rinci terkait jumlah hotel yang bangkrut tersebut. Namun, menurutnya ratusan hotel di Jawa Barat yang bangkrut itu sudah tidak beroperasi lagi.

Baca Juga : Nasdem Kota Bandung Gelar Tes Usap di Lima Wilayah

"Yang jelas yang sudah tutup dan belum buka lagi sudah banyak, terpuruk. Ini kan sudah melebih Januari memasuki Februari Covid-19 belum pulih," kata Herman di Bandung, Kamis (4/2/2021)

Menurutnya hotel yang paling banyak mengalami kebangkrutan yakni di wilayah Kota Bandung. Karena, kata dia, wilayah itu yang paling terdampak ketika kunjungan wisatawan menurun."Kota Bandung cukup banyak (hotel bangkrut), kayankya gitu," kata Herman.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat pada masa penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) angka okupansi hotel di Kota Bandung hanya mencapai 10 hingga 20 persen.

Baca Juga : Minimalisir Banjir, Pemkot Bandung Normalisasi Sungai Citepus

Sebelum itu, pada akhir tahun okupansi hotel di Kota Bandung masih berada di angka 40 persen. Namun Kepala Disbudpar Kota Bandung Dewi Kenny Kaniasari menyebut penurunan okupansi tersebut masih terbilang wajar. "Wajar karena tidak hanya di Kota Bandung saja, PSBB ini kan Jawa-Bali. Mungkin orang bepergian juga berkurang kembali," kata Kenny.

Sebelumnya Kenny juga menyatakan, meski saat ini terjadi penurunan, Kenny berharap okupansi hotel di Kota Bandung bisa terus meningkat. Sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak hotel di tahun 2021 bisa mencapai target.

"Targetnya inginnya sama (seperti) sebelum Covid-19, yaitu sekitar 33 persen pajak dari hotel. Kita kemarin (2020) baru dapat informasi, yang biasanya sekitar Rp700 miliar, turun sampai sekitar Rp300 miliar," tuturnya.

Baca Juga : Tekan Angka Kematian, Pemkot Bandung dan YKI Edukasi Masyarakat Deteksi Kanker Sejak Dini

Untuk itu, Kenny mengajak masyarakat baik wisatawan maupun pelaku usaha mentaati aturan pemerintah. Seperti menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar Kota Bandung bisa kembali lebih kondusif.

"Makanya kalau ingin segera mengakhiri (pandemi), hayu karena ini kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Makanya edukasi, perubahan perilaku harus lebih diintensifkan," terangnya.

Selain hotel, Disparbud Kota Bandung juga mencatat adanya penurunan pengunjung untuk cafe dan restoran. Hal tersebut disebabkan adanya pengurangan jam operasional dan okupansi pengunjung.***

 


Editor : Ghiok Riswoto