• Rabu, 22 September 2021

Presiden El Salvador Ancam Pengemudi yang Langgar Aturan Virus Corona

- Senin, 13 April 2020 | 14:00 WIB
Presiden El Salvador, Nayib Bukele. (antara)
Presiden El Salvador, Nayib Bukele. (antara)

INILAH, San Salvador - Siapa pun yang mengendarai mobil di El Salvador tanpa memiliki alasan untuk keluar dari rumah akan dicabut surat izin mengemudi (SIM) mereka, ujar Presiden Nayib Bukele.

Hal itu dilakukan untuk menegakkan aturan yang diberlakukan sebagai upaya untuk mengekang penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19.

Bukele dan para pemimpin Amerika Tengah lainnya telah menerapkan tindakan cepat dan ketat setelah kasus pertama virus corona.

Tetapi dalam beberapa minggu terakhir ribuan orang di wilayah tersebut ditahan karena melanggar aturan.

Di Twitter, Bukele mengatakan bahwa warga yang berjalan di jalanan umum tanpa masker juga akan dilarang.

Atas permintaannya, Kongres El Salvador pada 14 Maret menyetujui pemerintahan darurat, yang untuk sementara menangguhkan hak untuk kebebasan bergerak dan kebebasan berserikat.

Seminggu kemudian, Bukele mengeluarkan karantina wajib di rumah, mengancam penahanan selama 30 hari bagi siapa saja yang melanggar aturan itu.

Berdasarkan aturan itu, hanya satu orang per keluarga yang diizinkan keluar untuk membeli makanan atau obat-obatan.

Dan hanya pekerja bank, pengemudi, karyawan restoran dan distributor, jurnalis, pejabat, tentara, polisi, pekerja supermarket, pekerja transportasi dan pekerja kesehatan yang dapat meninggalkan rumah mereka.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Taliban: Di Afghanistan Tak Ada Al Qaida ataupun ISIS!

Selasa, 21 September 2021 | 21:52 WIB
X