• Sabtu, 18 September 2021

Pertama di AS, Missouri Tuntut China Bayar Kerugian Akibat Covid-19

- Rabu, 22 April 2020 | 21:30 WIB
Ilustrasi (Antara)
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Missouri - Negara bagian Missouri menjadi yang pertama kali di Amerika Serikat dalam mengajukan gugatan perdata terhadap Pemerintah China atas kerugian ekonomi akibat Covid-19.

Otoritas di Missouri mengatakan kurangnya transparansi Pemerintah China mengenai Covid-19 membuat perekonomian negara bagian itu merugi. Covid-19, penyakit yang disebabkan  virus corona jenis baru  (SARS-CoV-2) pertama kali mewabah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Gugatan hukum itu dilayangkan ke pengadilan pemerintah federal oleh Jaksa Negara Bagian Missouri, Eric Schmitt. Di antara banyak gugatan yang diajukan, salah satunya menuntut Pemerintah China lalai mengendalikan penyebaran virus.

Dalam isi gugatan, negara bagian Missouri beserta penduduknya mengklaim mengalami kerugian ekonomi sampai puluhan miliar dolar AS. Penggugat meminta kompensasi atas kerugian tersebut.

"Pemerintah China berbohong ke masyarakat dunia mengenai bahaya dan sifat menular Covid-19,  membuat yang bersuara diam, dan tidak berbuat banyak untuk menghentikan penyebaran penyakit," kata Schmitt, seorang politisi Partai Republik AS, lewat pernyataan tertulis.

"Mereka  harus diminta bertanggung jawab atas perbuatannya itu," kata dia.

Gugatan itu juga menuduh Pemerintah China memperparah situasi di tengah pandemi dengan "memborong" masker dan perlengkapan pelindung diri lainnya.

Presiden AS Donald Trump, juga berasal dari Partai Republik, sempat memuji kebijakan pengendalian dan penanggulangan wabah yang dilakukan oleh Pemerintah China dan Presiden Xi Jinping. Namun, Trump dan pejabat senior AS lainnya sering menyebut Covid-19 sebagai penyakit yang disebabkan "Virus China" (Chinese virus) pada beberapa hari terakhir.

Tidak hanya Missouri, sejumlah pengusaha asal AS juga menggugat China ke pengadilan di Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Badai Ida di Timur Laut AS Tewaskan 50 Orang

Senin, 6 September 2021 | 10:15 WIB
X