• Sabtu, 27 November 2021

Gilead: Remdesivir Sembuhkan Pasien Covid-19 Andai Diberikan Lebih Awal

- Kamis, 30 April 2020 | 11:30 WIB
Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

INILAH, Jakarta- Obat antivirus eksperimental remdesivir produksi Gilead Sciences Inc. membantu menyembuhkan gejala pada pasien COVID-19. Obat tersebut harus diberikan lebih awal untuk memperbesar peluang sembuh.

Obat yang diawasi secara ketat tersebut memengaruhi pasar dalam beberapa pekan belakangan dan pada Rabu pasar yang lebih luas sekali lagi naik   dan saham Gilead pun ikut melonjak 9 persen.

Dalam penelitian Gilead, 62 persen pasien yang diobati lebih awal pulang dari rumah sakit, dibanding dengan 49 persen pasien yang diobati terlambat, katanya.

Percobaan itu sedang menguji 397 pasien, mengevaluasi keamanan dan keampuhan resep pengobatan dosis 5 hari dan dosis 10 hari remdesivir pada pasien rawat inap COVID-19 yang parah.

Perhatian terhadap obat Gilead sangat tinggi sebab saat ini tidak ada pengobatan yang disetujui atau vaksin pencegah COVID-19, dan dokter sangat membutuhkan apa saja yang mungkin mampu mengubah perjalanan penyakit yang menyerang paru-paru dan dapat mematikan organ lain pada kasus yang sangat parah.

Perusahaan itu juga menyebutkan uji coba terpisah dari Institut Nasional Penyakit Menular dan Alergi berhasil memenuhi tujuan utama penelitian, namun pihaknya tidak memberikan data lebih lanjut. (Antara)

Editor: Bsafaat

Terkini

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB

Truk Tangki BBM Meledak, 99 Dilaporkan Tewas

Minggu, 7 November 2021 | 08:56 WIB

Catat Rekor, Kasus Penyebaran Covid-19 di Jerman

Jumat, 5 November 2021 | 21:00 WIB

COP26 Akan Sepakati Hentikan Pemakaian Batu Bara

Kamis, 4 November 2021 | 10:15 WIB
X