• Sabtu, 27 November 2021

Kasus Covid-19 Brasil Lampaui Jerman, Bolsonaro Tetap Buka Gimnastik

- Rabu, 13 Mei 2020 | 20:10 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro (antara)
Presiden Brasil Jair Bolsonaro (antara)

INILAH, Rio de Janeiro/Brasilia - Kasus positif Covid-19 di Brasil, Selasa (12/5) meningkat melampaui jumlah pasien di Jerman, khususnya saat Presiden Brasil Jair Bolsonaro berencana membuka pusat kebugaran dan salon kecantikan.

Langkah Bolsonaro itu ditentang beberapa pimpinan negara bagian mengingat Brasil merupakan salah satu pusat penyebaran Covid-19 dunia.

Sejak kasus pertama Covid-19 ditemukan pada akhir Februari, pemerintah sampai saat ini mencatat 177.589 orang di Brasil telah tertular penyakit yang disebabkan jenis baru virus corona atau SARS-CoV-2. Jumlah pasien di Brasil melampaui angka di Jerman, 170.508 jiwa, dan hampir mendekati angka pasien positif dan yang kemungkinan positif di Prancis sebanyak 178.225 jiwa.

Eropa mulai mencabut aturan karantina wilayah karena jumlah korban jiwa mulai turun, tetapi penyakit masih mewabah di Brasil. Akan tetapi, Bolsonaro mengambil risiko bertambahnya korban jiwa dengan memberi kelonggaran aturan jaga jarak serta mengkritik kebijakan isolasi negara bagian.

Brasil sempat mengalami satu hari paling mematikan saat mencatat 881 kematian akibat Covid-19 dalam waktu 14 jam.

Bolsonaro pada minggu ini memperpanjang konflik dengan gubernur-gubernur negara bagian dengan mengeluarkan surat keputusan yang menyebut sejumlah usaha, di antaranya pusat kebugaran dan salon kecantikan sebagai "layanan esensial". Aturan itu membuat tempat tersebut dikecualikan dari aturan karantina.

Presiden dengan pandangan politik sayap kanan itu mengatakan terpuruknya ekonomi akibat tutupnya sektor usaha lebih buruk daripada penyakit.

"Gubernur yang tidak sepakat dengan surat keputusan ini dapat mengajukan gugatan di pengadilan," kata Bolsonaro lewat akun media sosialnya. Ia kemudian mengancam akan menggunakan jalur hukum melawan pimpinan negara bagian yang tidak mematuhi aturan presiden.

Setidaknya ada 10 gubernur yang mengatakan mereka tidak akan mengikuti instruksi presiden itu. "Bolsonaro berjalan menuju jurang dan ingin membawa kita semua bersamanya," kata Gubernur Rio de Janeiro, Wilson Witzel, lewat unggahan di Twitter.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB

Truk Tangki BBM Meledak, 99 Dilaporkan Tewas

Minggu, 7 November 2021 | 08:56 WIB

Catat Rekor, Kasus Penyebaran Covid-19 di Jerman

Jumat, 5 November 2021 | 21:00 WIB

COP26 Akan Sepakati Hentikan Pemakaian Batu Bara

Kamis, 4 November 2021 | 10:15 WIB
X