• Senin, 6 Desember 2021

Dihantam Corona, Boeing Rumahkan 6.770 Pekerja

- Kamis, 28 Mei 2020 | 14:10 WIB
(Antara Foto)
(Antara Foto)

INILAH, Jakarta- Pandemi virus corona baru COVID-19 yang diikuti karantina wilayah di berbagai penjuru dunia sempat melumpuhkan aktivitas penerbangan.

Kesulitan maskapai akibat pembatasan sosial berimbas pada hulu industri ini, yakni produsen pesawat terbang. Boeing di antaranya, memutuskan untuk memangkas ribuan karyawannya baru-baru ini.

Dave Calboun, Presiden dan CEO Boeing, salah satu produsen pesawat terbesar dunia yang berbasis di AS, Rabu (27/5), waktu setempat menyatakan bahwa Boeing terpaksa harus memberhentikan (PHK) 6.770 karyawannya sebagai dampak pandemi COVID-19.

Ini merupakan pemangkasan jumlah pekerja gelombang kedua setelah sebelumnya Boeing mengeluarkan program PHK sukarela.

"Setelah pengumuman pengurangan kekuatan yang kami buat bulan lalu, kami telah menyelesaikan program PHK sukarela. Dan sekarang kita sampai pada saat yang tidak menguntungkan karena harus memulai PHK tidak sukarela," kata Dave dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan Boeing.

Boeing, kata Dave, sudah memberitahu 6.770 karyawannya di AS minggu ini bahwa mereka akan terdampak. Boeing akan menyampaikan semua dukungannya bagi karyawan yang terkena PHK, termasuk pembayaran pesangon, cakupan perawatan kesehatan untuk karyawan AS dan layanan transisi karier.

Operasi internasional Boeing di beberapa negara juga melakukan pengurangan pekerja, yang akan dikomunikasikan secara lokal sesuai jadwal jadwal masing-masing dan sesuai ketentuan setempat.

Dampak menghancurkan pandemi COVID-19 pada industri penerbangan, menurut Dave, berarti pengurangan dalam jumlah jet komersial dan layanan yang dibutuhkan pelanggan Boeing selama beberapa tahun ke depan, yang pada gilirannya berarti lebih sedikit tenaga kerja dibutuhkan.

"Kami telah melakukan yang terbaik untuk memproyeksikan kebutuhan pelanggan maskapai komersial kami selama beberapa tahun ke depan ketika mereka memulai jalan mereka menuju pemulihan," jelas Dave.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB
X