• Selasa, 7 Desember 2021

ASEAN-China Memberantas Kemiskinan di Tengah Pandemi

- Minggu, 4 Oktober 2020 | 11:45 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

INILAH, Jakarta - Tidak seperti biasanya para pakar dan profesional media dari berbagai negara serumpun di kawasan Asia Tenggara dan China berkumpul untuk membahas pemberantasan kemiskinan di tengah pandemi.

Undangan yang diterima media pada 14 Agustus 2020 juga tidak seperti biasanya dengan pokok pembahasan lebih mengarah pada penguatan kerja sama media di negara-negara anggota ASEAN dan China.

Demikian halnya dengan surat undangan yang disampaikan melalui WeChat itu terdapat dua jadwal yang juga tidak seperti biasanya.

Dalam surat undangan berstempel tulisan Mandarin dalam lingkaran merah "Zhong Guo Ri Bao Wangzhan" atau portal berita China Daily tercantum jadwal rekaman melalui aplikasi Zoom pada tanggal 18 September 2020 dan jadwal penyiaran di media tersebut pada tanggal 28 September 2020.

Disertakan pula pesan dari si pengundang agar ANTARA perwakilan Beijing menyampaikan materi dalam acara tersebut.

Beberapa acara sejenis yang biasanya juga mengundang ANTARA sebagai pembicara tidak seperti itu. Maksudnya, hanya satu jadwal hari-H. Kalau pun ada, biasanya H-1 pihak panitia menjadwalkan untuk uji coba teknis yang menyangkut kualitas sinyal internet karena faktor jarak dan waktu.

Di sinilah bedanya acara yang digelar China Daily, media arus utama di negara berpenduduk 1,4 miliar jiwa itu.

Topiknya pun berbeda. Beberapa awak media dari ASEAN dan China menyampaikan gagasan dan pandangannya mengenai pengentasan  orang dari kemiskinan berdasarkan pengalaman di negaranya masing-masing.

"Pandemi virus corona telah memberikan dampak yang cukup dahsyat terhadap ekonomi global dan menjadi tantangan tersendiri bagi dunia yang sedang berupaya memberantas kemiskinan," Wakil Pemred China Daily, Wang Hao, saat membuka konferensi media internasional terkait pengentasan kemiskinan di ASEAN-China yang disiarkan Senin (28/9).

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB
X