• Rabu, 8 Desember 2021

Gara-gara Pandemi, Warga Jepang Berbondong-bondong Tinggalkan Tokyo

- Rabu, 4 November 2020 | 16:30 WIB
Ilustrasi/Antara Foto
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Tokyo- Ketika wabah virus corona menyebabkan beras dan mi instan menghilang dari rak-rak supermarket di Tokyo tahun ini, Kaoru Okada, 36, memutuskan untuk meninggalkan ibu kota karena khawatir dengan ketahanan pangan.

Okada menetap di kota Saku, Jepang tengah, prefektur Nagano, sekitar 160 kilometer  barat laut Tokyo, mempertahankan bisnis ritel dan ekspor daringnya sambil menanam sayuran di pertanian dan menumbuk padi.

"Saya pindah dari Tokyo pada Juni setelah larangan perjalanan domestik dicabut. Saya berpikir sekarang adalah kesempatan sekali seumur hidup," kata Okada kepada Reuters.

"Tinggal dekat dengan pusat penghasil makanan dan koneksi dengan petani memberi saya rasa aman."

Karena pandemi telah mendorong banyak perusahaan untuk mengizinkan bekerja dari rumah. Hal itu juga menyebabkan populasi mengalir keluar dari Tokyo - pertama kali terjadi dalam beberapa tahun, data pemerintah terbaru menunjukkan.

Pergeseran ini dapat mendorong Perdana Menteri Yoshihide Suga, yang menjadikan revitalisasi wilayah pedesaan Jepang yang sebagai penyangga utama dari program sosioekonominya.

Pada September, 30.644 orang keluar  dari Tokyo, naik 12,5 persen tahun-ke-tahun, sementara jumlah yang masuk  turun 11,7 persen menjadi 27.006, data menunjukkan.

Itu adalah bulan ketiga berturut-turut jumlah mereka yang keluar melebihi jumlah yang masuk, rekor terpanjang, dipimpin oleh orang-orang berusia 20-an dan 30-an.

Mizuto Yamamoto, 31, sekarang bekerja dari rumah untuk menghindari kereta pagi Tokyo yang padat.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

Swiss Kerahkan 2.500 Tentara Atasi Lonjakan Covid-19

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:53 WIB

Kebakaran di Penjara Burundi Tewaskan 38 Narapidana

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:47 WIB

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB
X