• Rabu, 22 September 2021

Disiplin Kendalikan Pandemi, Kunci China Pulihkan Ekonomi

- Sabtu, 26 Desember 2020 | 10:45 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

INILAH, Beijing - Semua mencatat China sebagai negara pertama yang dilanda wabah virus corona jenis baru yang belakangan dikenal dengan Covid-19.

Sebagai negara pertama yang dilanda pandemi, maka sektor ekonomi China juga yang terkena dampak parah.

China dengan pertumbuhan ekonominya yang selalu tertinggi di dunia sudah barang tentu pada awal 2020 harus menerima kenyataan itu.

Bayangkan saja, China yang pertumbuhan ekonominya pada tahun 2019 mencapai 6,1 persen atau sedikit turun dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 6,6 persen terpaksa harus menerima kenyataan minus 6 persen pada kuartal pertama tahun 2020.

Jatuhnya ribuan korban jiwa pada awal-awal Covid-19 menyerang hingga diterapkannya penutupan total akses wilayah atau lockdown di Wuhan pada 23 Januari 2020 menjadi pil pahit yang harus ditelah China.

Semua aktivitas industri terhenti sehingga motor penggerak perekonomian di negara berpenduduk terbesar di dunia itu mandek total.

Tata kelola pemerintahan daerah, khususnya Wuhan dan sekitarnya yang menjadi episentrum Covid-19, dibenahi. Para pejabat di semua tingkatan, terutama di daerah, diganti dan dimutasi untuk memuluskan kampanye anti-Covid-19 yang dicanangkan Presiden China Xi Jinping pada 20 Januari 2020.

Inovasi teknologi di bidang kesehatan, mulai penyediaan reagen dan obat-obatan hingga pengembangan vaksin, digencarkan sebagai elemen terpenting dalam menjamin pemulihan perekonomian kelak.

Saat tulisan ini dibuat, vaksin Covid-19 di China sedang dalam uji coba klinis tahap ketiga. Walau begitu, hasilnya relatif menjanjikan.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Taliban: Di Afghanistan Tak Ada Al Qaida ataupun ISIS!

Selasa, 21 September 2021 | 21:52 WIB
X