• Rabu, 8 Desember 2021

AS Tuntut Tiga Peretas Korea Utara karena Curi Rp18,2 T Uang Digital

- Kamis, 18 Februari 2021 | 22:00 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

INILAH, Washington - Amerika Serikat menuntut tiga ahli program komputer asal Korea Utara atas kasus peretasan dan pencurian uang digital (cryptocurrency) senilai 1,3 miliar dolar AS (sekitar Rp18,2 triliun) yang merugikan bank serta studio produksi film di Hollywood, kata Departemen Kehakiman, Rabu (17/2).

Dakwaan itu ditujukan kepada Jon Chang Hyok, 31, Kim Il, 27, dan Park Jin Hyok, 36, terlibat kasus pencurian itu saat mereka bekerja di badan intelijen militer Korea Utara. AS pernah menuntut Park untuk sebuah kasus hukum pada 2018.

Departemen Kehakiman AS mengatakan para peretas itu bertanggung jawab atas rangkaian kasus pidana dan peretasan tingkat tinggi, termasuk di antaranya serangan balasan terhadap Sony Pictures Entertainment pada 2014.

Sony Pictures Entertainment merupakan produser film "The Interview" yang menceritakan kisah pembunuhan pemimpin di Korea Utara.

Kelompok peretas itu juga dicurigai menargetkan para pekerja AMC Theatres dan meretas komputer milik Mammoth Screen, rumah produksi film di Inggris yang membuat film seri tentang Korea Utara.

Departemen Kehakiman juga menuduh tiga peretas Korut itu terlibat dalam pembuatan WannaCry 2.0 ransomware-- perangkat lunak yang merusak sistem komputer. Ransomware buatan Korut itu menyerang jaringan komputer Badan Kesehatan Nasional Inggris pada 2017.

AS turut menyalahkan trio peretas itu karena menerobos masuk dalam sistem komputer sejumlah bank di Asia Selatan, Asia Tenggara, Meksiko, dan Afrika dengan cara merusak protokol SWIFT untuk mencuri uang.

Para peretas itu juga diyakini telah menyebarkan aplikasi berbahaya yang menargetkan para pengguna uang digital mulai Maret 2018 sampai September 2020.

Jumlah uang yang berhasil dicuri oleh para peretas belum jelas sampai saat ini karena ada beberapa aset yang berhasil dipulihkan atau dikembalikan. Namun, jumlahnya masih cukup besar.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Terkini

Swiss Kerahkan 2.500 Tentara Atasi Lonjakan Covid-19

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:53 WIB

Kebakaran di Penjara Burundi Tewaskan 38 Narapidana

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:47 WIB

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB
X