• Senin, 27 September 2021

Ribuan Warga Afghanistan Akan Diizinkan Mengungsi ke AS

- Senin, 2 Agustus 2021 | 21:45 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

INILAH, Washington - Ribuan warga Afghanistan yang rawan jadi sasaran kekerasan Taliban karena afiliasi mereka dengan Amerika Serikat (AS) akan mendapat kesempatan bermukim di AS sebagai pengungsi.

Departemen Luar Negeri AS pada Senin mengumumkan program pengungsi "Prioritas Dua" yang mencakup warga Afghanistan yang bekerja untuk proyek-proyek yang didanai AS dan untuk badan-badan nonpemerintah, serta media yang berbasis di AS.

“Mengingat peningkatan kekerasan oleh Taliban, pemerintah AS berupaya untuk memberikan warga Afghanistan tertentu, termasuk mereka yang bekerja dengan Amerika Serikat, kesempatan bermukim sebagai pengungsi ke Amerika Serikat,” kata Departemen Luar Negeri dalam pengumuman tersebut.

"Penunjukan ini memperluas kesempatan untuk bermukim secara permanen di Amerika Serikat bagi ribuan warga Afghanistan dan anggota keluarga dekat mereka yang mungkin berisiko."

Program itu muncul saat pertempuran meningkat di Afghanistan, jelang penyelesaian resmi penarikan pasukan AS akhir bulan ini, di mana Taliban berusaha merebut sejumlah ibu kota provinsi yang penting.

Presiden AS Joe Biden telah menghadapi tekanan dari anggota parlemen dan kelompok advokasi untuk membantu warga Afghanistan yang menghadapi risiko pembalasan Taliban karena hubungan mereka dengan AS selama perang 20 tahun.

Mereka yang memenuhi syarat untuk penunjukan baru adalah yang bekerja sebagai karyawan kontraktor, staf yang dipekerjakan secara lokal, serta juru bahasa dan penerjemah untuk pemerintah AS atau angkatan bersenjata. Begitu pula warga Afghanistan yang dipekerjakan oleh organisasi media atau organisasi nonpemerintah (LSM) yang berbasis di AS.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken akan menyampaikan sambutan tentang program tersebut pada pukul 2 siang waktu setempat, kata departemen tersebut.

Program baru untuk warga Afghanistan mengharuskan pelamar untuk dirujuk oleh agen AS atau pegawai warga AS paling senior dari sebuah LSM atau organisasi media yang berkantor pusat di AS.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Sudan Dikabarkan Usir Pasukan Ethiopia dari Perbatasan

Minggu, 26 September 2021 | 19:10 WIB

Paviliun Indonesia Siap Beraksi di Expo 2020 Dubai

Jumat, 24 September 2021 | 19:51 WIB

Taliban: Di Afghanistan Tak Ada Al Qaida ataupun ISIS!

Selasa, 21 September 2021 | 21:52 WIB
X