Kisah Pilu Calon Bintang Dunia yang Terkatung-katung di Afganistan

- Kamis, 2 September 2021 | 11:43 WIB
Gadis-gadis pemain bola Afganistan terpaksa hidup berpindah-pindah
Gadis-gadis pemain bola Afganistan terpaksa hidup berpindah-pindah

INILAH, Kabul – Tim sepak bola remaja wanita Afganistan terkatung-katung di Kabul. Mereka jadi korban pertarungan politik dan kekuasaan.

Mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain di tengah keputusasaan menghindari Taliban. Gadis-gadis itu hidupnya dalam bahaya hanya karena memilik mengikuti main sepak bola yang mereka sukai.

Upaya internasional untuk mengevakuasi anggota tim nasional sepak bola putri Afganistan, bersama dengan lusinan anggota keluarga dan staf Federasi Sepak Bola Afganistan, mengalami kemunduran besar pekan lalu.

Sebuah bom bunuh diri di Bandara Kabul merintanginya. Bom yang menewaskan 169 warga Afganistan dan 13 orang pegawai Amerika Serikat.

Sekarang, di tengah ketakutan dan putus asa, gadis-gadis itu khawatir apakah koalisi dari mantan pejabat militer dan intelijen AS, anggota kongres, sekutu AS, kelompok kemanusiaan, dapat menyelamatkan tim nasional wanita Afganistan dan orang-orang yang mereka cintai.

Baca Juga: Taliban Bakal Dapat Pengakuan dari Uni Eropa, Tapi Syaratnya...

“Mereka hanya wanita muda yang luar biasa yang seharusnya bermain di halaman belakang, bermain di ayunan, bermain dengan teman-teman mereka. Di sini mereka berada dalam situasi yang sangat buruk karena tidak melakukan apa-apa selain bermain sepak bola,” kata Robert McCreary, mantan Kepala Staf Kongres dan pejabat Gedung Putih di bawah Presiden George W. Bush yang pernah bekerja dengan pasukan khusus di Afganistan.

“Kita perlu melakukan segala yang kita bisa untuk melindungi mereka, untuk membawa mereka ke situasi yang aman,” ujarnya.

Sebagian besar anggota tim putri Afganistan, yang dibentuk pada 2007, dievakuasi ke Australia pekan lalu.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Artikel Terkait

Terkini

Detik-detik Joe Biden Terjatuh dari Sepedanya

Minggu, 19 Juni 2022 | 11:50 WIB
X