• Rabu, 29 Juni 2022

Inggris Berupaya Selamatkan Malaikat Kabul, Bocah Dua Tahun Korban Bom Bunuh Diri Afganistan

- Minggu, 5 September 2021 | 14:43 WIB
Muhammad Raza (The Sun)
Muhammad Raza (The Sun)

INILAHKORAN, London – Usianya baru dua tahun. Muhammad Raza dijuluki Malaikat Kabul. Inggris mencoba menyelamatkannya.

Muhammad Raza hampir meninggal dalam serangan bom bunuh diri di bandara Kabul, Afganistan. Jika dia berhasil diselamatkan, maka pemerintah Inggris akan menerbangkannya untuk bersatu kembali dengan ibunya.

Kementerian Dalam Negeri Inggris telah memberikan persetujuan agar Muhammad Raza diizinkan menetap di Inggris. Pemerintah Inggris juga baru tahu kisah nestapa Muhammad Raza dari pemberitaan media, The Sun, Minggu.

Baca Juga: Mantan Pendiri Taliban Mullah Baradar Bakal Pimpin Afganistan

Dari sisi kesehatan, kesempatan Muhammad Razan yang berusia dua tahun bulan ini, hanya 30 persen untuk bertahan hidup ketika peristiwa itu terjadi. Dia menjadi korban pecahan peluru yang menembus tubuhnya.

Dalam peristiwa itu, kakek dan ayah Muhammad Raza, sama-sama meninggal. Kakeknya Sultan (48) yang tinggal di Inggris dan ayahnya Miraj (22), termasuk di antara 182 orang yang tewas.

Ibunya, Basbibi (19), selamat dalam peristiwa tersebut. Basbibi sudah lebih dulu naik penerbangan Angkatan Udara Inggris (RAF) ke Dubai sebelum peristiwa bom bunuh diri itu terjadi.

Baca Juga: Kisah Pilu Calon Bintang Dunia yang Terkatung-katung di Afganistan

Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel menjamin akan memberi izin kepada Muhammad Raza dan keluarga dekatnya untuk tinggal di Inggris. Tak hanya Muhammad Raza, tapi juga adiknya Kalsum yang baru berusia lima bulan.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Detik-detik Joe Biden Terjatuh dari Sepedanya

Minggu, 19 Juni 2022 | 11:50 WIB

Nyetir Lagi Mabuk, Suami Ketua DPR AS Masuk Bui

Senin, 30 Mei 2022 | 22:50 WIB
X