• Kamis, 28 Oktober 2021

Lao Rongzhi, Pembunuh Berantai Sempat Sembunyi Selama 20 Tahun, Akhirnya Divonis Mati

- Senin, 13 September 2021 | 11:00 WIB
Ilutrasi (ANTARA)
Ilutrasi (ANTARA)

INILAHKORAN, Beijing - Seorang pelaku pembunuhan berantai dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Tinggi Jiangxi, China, sebelumnya sempat dalam pelarian dan bersembunyi selama 20 tahun.

Pihak pengadilan tingkat banding itu juga memvonis perempuan bernama Lao Rongzhi tersebut dengan mencabut hak politik dan memerintahkan pengembalian seluruh harta kekayaannya untuk disita.

Lao mengajukan banding atas putusan tersebut sebagaimana diberitakan sejumlah media di China, Minggu, 12 September 2021.

Baca Juga: Saling Serang Pernyataan antara AS dan China

Pengadilan menyatakan Lao yang lahir pada tahun 1974 itu bersalah melakukan serangkaian perbuatan pembunuhan berencana, menculik, dan merampok.

Dalam putusannya, majelis hakim mengungkapkan Lao bersama bekas teman prianya Fa Ziying melakukan tindak kejahatan tersebut selama 1996-1999. Lao mencari sasaran di tempat-tempat hiburan, sedangkan Fa sebagai eksekutor.

Selama periode itu, pasangan tersebut terlibat perampokan, penculikan, dan pembunuhan di Nanchang (Provinsi Jiangxi), Wenzhou (Zhejiang), Changzhou (Jiangsu), dan Hefei (Anhui). Akibat serangkaian tindakan pasangan tersebut, tujuh orang tewas.

Baca Juga: Gegara Berpose di Kuil Yasukuni Jepang, Aktor China Dipaksa Tinggalkan Dunia Hiburan

Fa yang tertangkap pada 1999 divonis mati dan telah dieksekusi setahun kemudian.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga India Menanti Izin WHO bagi Vaksin Covaxin

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:30 WIB

India Tunda Pengiriman Vaksin ke COVAX

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:45 WIB

Lama Menghilang, Jack Ma Sedang Studi Tur di Spanyol

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:15 WIB
X