• Kamis, 28 Oktober 2021

Situasi Kemanusiaan di Afghanistan Masih Menyedihkan: Ini Kata UNHCR

- Kamis, 16 September 2021 | 19:00 WIB
Orang-orang mengadakan pawai protes terhadap keputusan Taliban untuk memaksa mereka meninggalkan rumah mereka di Kandahar, Afghanistan, Selasa, 14 September 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/ASVAKA News Agency)
Orang-orang mengadakan pawai protes terhadap keputusan Taliban untuk memaksa mereka meninggalkan rumah mereka di Kandahar, Afghanistan, Selasa, 14 September 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/ASVAKA News Agency)

INILAHKORAN, Singapura – Situasi kemanusiaan di Afghanistan masih menyedihkan. Afghanistan membutuhkan dukungan mendesak dan berkelanjutan dari komunitas internasional.

Dukungan berkelanjutan itu untuk mencegah krisis kemanusiaan yang lebih besar, kata Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) Filippo Grandi.

"Situasi kemanusiaan di Afghanistan masih menyedihkan," kata Grandi dalam sebuah pernyataan setelah kunjungan tiga hari ke negara Asia Selatan itu.

Baca Juga: Yakinkan Dunia Taliban Telah Berubah: Izinkan Perempuan Afghanistan Belajar, tapi Ini Aturannya

"Jika layanan publik dan ekonomi runtuh, kita akan melihat penderitaan yang lebih besar, ketidakstabilan, dan perpindahan baik di dalam maupun di luar negeri," ujar dia dalam pernyataan pada Rabu, 15 September 2021.

Karena itu, Filippo Grandi menyeru masyarakat internasional untuk terlibat dengan Afghanistan dan dengan cepat mencegah krisis kemanusiaan yang jauh lebih besar, yang tidak hanya memiliki implikasi regional tetapi juga global.

Bahkan sebelum Taliban mengambil alih Afghanistan bulan lalu, kata Filippo Grandi, lebih dari 18 juta warga Afghanistan atau sekitar setengah dari populasinya, membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: Taliban Akan Larang Wanita Afghanistan Lakukan Aktivitas Olahraga, Ini Alasannya

Lebih dari 3,5 juta warga Afghanistan sudah mengungsi di negara yang sedang berjuang melawan kekeringan dan pandemi COVID-19.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga India Menanti Izin WHO bagi Vaksin Covaxin

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:30 WIB

India Tunda Pengiriman Vaksin ke COVAX

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:45 WIB

Lama Menghilang, Jack Ma Sedang Studi Tur di Spanyol

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:15 WIB
X