• Kamis, 28 Oktober 2021

Satu Mitra di Five Eyes, tapi Selandia Baru Larang Kapal Selam Nuklir Australia, Kenapa?

- Kamis, 16 September 2021 | 19:18 WIB
Ilustrasi tampak Kapal selam Angkatan Laut Inggris HMS Tireless. (ANTARA/Reuters/Istimewa)
Ilustrasi tampak Kapal selam Angkatan Laut Inggris HMS Tireless. (ANTARA/Reuters/Istimewa)

INILAHKORAN, Wellington - Kapal selam bertenaga nuklir Australia tidak akan diizinkan memasuki perairan Selandia Baru menurut kebijakan zona bebas nuklir, kata Perdana Menteri Jacinda Ardern pada Kamis, 16 September 2021.

Jacinda Ardern mengatakan hal itu saat menanggapi rencana Amerika Serikat dan Inggris untuk memberi Australia teknologi dan kemampuan mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir berdasarkan kemitraan keamanan di antara ketiga negara tersebut.

Kemitraan itu diumumkan oleh Presiden AS Joe Biden, PM Inggris Boris Johnson, dan PM Australia Scott Morrison secara virtual pada Rabu dan dipandang banyak kalangan sebagai perlawanan terhadap pengaruh China di Indo-Pasifik.

Baca Juga: Ada 33 Kasus Baru Varian Delta, Selandia Baru Tetap Kunci Ketat Auckland

"Saya membahas pengaturan (tentang larangan) itu dengan Perdana Menteri Morrison tadi malam," kata Jacinda Ardern dalam konferensi pers.

"Saya senang mengetahui adanya perhatian ke wilayah kami dari para mitra yang bekerja erat dengan kami. Ini (Indo-Pasifik) adalah wilayah yang diperebutkan dan ada peran yang bisa dimainkan orang lain yang tertarik dengan wilayah kami. Tetapi lensa yang akan kami pakai untuk melihat hal ini adalah stabilitas (kawasan)," kata dia.

Ardern mengatakan kapal selam bertenaga nuklir tidak akan diizinkan beroperasi di perairan Selandia Baru berdasarkan kebijakan zona bebas nuklir pada 1984.

Baca Juga: Covid-19 Sedang Menggila di Australia, RS Penuh, Nakes Mulai Stress

"Tentu saja mereka tidak bisa masuk ke perairan internal kami. Tidak ada kapal yang sebagian atau seluruhnya bertenaga nuklir dapat memasuki perbatasan internal kami," katanya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga India Menanti Izin WHO bagi Vaksin Covaxin

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:30 WIB

India Tunda Pengiriman Vaksin ke COVAX

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:45 WIB

Lama Menghilang, Jack Ma Sedang Studi Tur di Spanyol

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:15 WIB
X