• Kamis, 28 Oktober 2021

131 Juta Siswa Tak Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Permintaan UNICEF

- Kamis, 16 September 2021 | 20:40 WIB
UNICEF (ANTARA/REUTERS/Ina Fassbender)
UNICEF (ANTARA/REUTERS/Ina Fassbender)

INILAHKORAN, Manila - Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) mendesak otoritas pendidikan agar segera mungkin membuka kembali sekolah-sekolah di negara pandemi Covid-19, di mana sekitar 131 juta siswa masih tidak diizinkan bersekolah selama 18 bulan.

Sekolah di sekitar 17 negara masih ditutup, sementara sekolah di 39 negara sebagian sudah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM), menurut laporan yang dirilis UNICEF pada Kamis, 16 September 2021.

Di antara sekolah ‘yang hampir ditutup total’ adalah sekolah yang biasanya dihadiri hampir 77 juta siswa di Filipina, Bangladesh, Venezuela, Arab Saudi, Panama, dan Kuwait.

Baca Juga: Indonesia-Unicef Kerja Sama Tingkatkan Kesejahteraan Anak Indonesia

Hampir sepertiga dari angka ini dilaporkan oleh Filipina, yang kini memerangi salah satu wabah Covid-19 terparah di Asia. Tahun ajaran baru Filipina dimulai pekan ini.

Siswa dari enam negara tersebut mewakili lebih dari 131 juta siswa di seluruh dunia yang melewatkan tiga perempat lebih pemelajaran tatap muka, kata UNICEF.

"Krisis pendidikan masih ada di sini dan setiap harinya ruang kelas masih terlihat gelap, kehancuran kian parah," kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

Laporan itu menyebutkan bahwa para pengajar harus menjadi prioritas vaksinasi Covid-19 setelah tenaga kesehatan dan kelompok yang paling rentan supaya terlindungi dari penularan komunitas.

Baca Juga: UNICEF: Kuatkan Pemahaman Warga tentang Penularan Covid-19

Halaman:

Editor: suroprapanca

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga India Menanti Izin WHO bagi Vaksin Covaxin

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:30 WIB

India Tunda Pengiriman Vaksin ke COVAX

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:45 WIB

Lama Menghilang, Jack Ma Sedang Studi Tur di Spanyol

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:15 WIB
X