• Kamis, 28 Oktober 2021

Kedutaan Afghanistan Tak Dibayar Pemerintah Taliban, Ratusan Diplomat dalam Ketidakpastian

- Kamis, 16 September 2021 | 21:58 WIB
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara saat konferensi pers di Kabul, Afganistan, Senin, 6 September 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/aww/cfo)
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara saat konferensi pers di Kabul, Afganistan, Senin, 6 September 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/aww/cfo)

INILAHKORAN, Ottawa - Kembalinya Taliban ke tampuk kekuasaan telah membuat ratusan diplomat Afghanistan di luar negeri dalam ketidakpastian.

Para diplomat Afghanistan kehabisan uang untuk menjalankan misi dan takut untuk pulang serta putus asa dalam mencari perlindungan di luar negeri.

Kelompok militan Taliban, yang dengan cepat menggulingkan pemerintah Afghanistan pada 15 Agustus, mengatakan bahwa mereka telah mengirim pesan ke semua kedutaannya yang memberitahu para diplomat untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

Baca Juga: Yakinkan Dunia Taliban Telah Berubah: Izinkan Perempuan Afghanistan Belajar, tapi Ini Aturannya

Tetapi delapan staf kedutaan yang berbicara kepada Reuters dengan syarat anonim, di negara-negara termasuk Kanada, Jerman, dan Jepang, menggambarkan keputusasaan dalam misi mereka.

"Rekan-rekan saya memohon kepada negara tuan rumah untuk menerima mereka," kata seorang diplomat Afghanistan di Berlin.

"Saya benar-benar memohon. Para diplomat bersedia menjadi pengungsi," katanya, seraya menambahkan bahwa dia harus menjual segalanya, termasuk sebuah rumah besar di Kabul, dan ‘mulai dari awal lagi’.

Baca Juga: Taliban Akan Larang Wanita Afghanistan Lakukan Aktivitas Olahraga, Ini Alasannya

Misi Afghanistan di luar negeri menghadapi periode ‘ketidakpastian yang berkepanjangan’ ketika negara-negara memutuskan untuk mempertimbangkan mengakui Taliban, kata Afzal Ashraf, pakar hubungan internasional di Universitas Nottingham Inggris.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga India Menanti Izin WHO bagi Vaksin Covaxin

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:30 WIB

India Tunda Pengiriman Vaksin ke COVAX

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:45 WIB

Lama Menghilang, Jack Ma Sedang Studi Tur di Spanyol

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:15 WIB
X