• Rabu, 20 Oktober 2021

KAPOK! Negara Ini Minta Penduduknya Buang dan Tak Lagi Beli Ponsel China

- Rabu, 22 September 2021 | 10:08 WIB
Ilustrasi gerai Xiaomi.  (Ilustrasi gerai Xiaomi (REUTERS/JASON LEE))
Ilustrasi gerai Xiaomi. (Ilustrasi gerai Xiaomi (REUTERS/JASON LEE))

INILAHKORAN, Bandung- Kementerian Pertahanan Lithuania meminta masyarakat tidak membeli merk ponsel asal China dan membuang ponsel China yang mereka pakai sekarang karena masalah sensor.

Laporan pemerintah setempat, dikutip dari Reuters, Rabu 22 September 2021 menyebutkan, ponsel buatan China ditanami fitur menyensor konten.

Temuan dari badan keamanan siber mereka menunjukkan ponsel flaghship keluaran Xiaomi yang dijual di Eropa bisa mendeteksi dan menyensor konten seperti pembebasan Tibet "free Tibet", kemerdekaan Taiwan "long live Taiwan independence" dan soal demokrasi "democracy movement".

Baca Juga: Pengadilan HAM Eropa: Rusia Bertanggung Jawab atas Pembunuhan Bekas Agen KGB

Penyaringan konten juga berlaku untuk peramban setelan utama. Total kata kunci yang masuk daftar sensor berjumlah 449 dalam bahasa China.

Menurut Pusat Keamanan Siber Nasional, Kementerian Pertahanan Lithuania, fitur tersebut sudah dimatikan untuk ponsel Xiaomi Mi 10T 5G yang dijual di Uni Eropa, namun, masih bisa dinyalakan dari jarak jauh.

"Rekomendasi kami adalah tidak membeli ponsel baru merk China dan menyingkirkan ponsel yang sudah dibeli secepat mungkin," kata Deputi Menteri Pertahanan Margiris Abukevicius.

Xiaomi tidak memberikan pernyataan kepada Reuters tentang hal ini.

Laporan tersebut juga menyebutkan ponsel Xiaomi mengirimkan data terenkripsi ke server di Singapura. Lithuania juga menemukan celah keamanan pada ponsel P40 5G buatan Huawei.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

India Tunda Pengiriman Vaksin ke COVAX

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:45 WIB

Lama Menghilang, Jack Ma Sedang Studi Tur di Spanyol

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:15 WIB
X