• Kamis, 30 Juni 2022

Kesulitan Selama Pandemi, FBI Melaporkan Kasus Pembunuhan di AS Naik 30 Persen

- Selasa, 28 September 2021 | 19:00 WIB
Gedung J. Edgar Hoover, tempat Biro Penyelidik Federal (FBI) berkantor di Washington, AS, 2018. (ANTARA/Reuters/as)
Gedung J. Edgar Hoover, tempat Biro Penyelidik Federal (FBI) berkantor di Washington, AS, 2018. (ANTARA/Reuters/as)

INILAHKORAN, Washington - Jumlah kasus pembunuhan di Amerika Serikat naik hampir 30 persen pada 2020 dan semua kejahatan kekerasan juga naik untuk kali pertama dalam empat tahun, kata FBI dalam laporan kriminal tahunan yang dirilis pada Senin, 27 September 2021.

Lonjakan tersebut sebagian dipicu oleh kesulitan masyarakat selama pandemi Covid-19.

Kasus pembunuhan naik 29,4 persen pada 2020 dibanding 2019, lonjakan tahunan tertinggi sejak pencatatan nasional dimulai pada 1960-an, seperti dilansir New York Times dan Washington Post.

Kejahatan kekerasan secara keseluruhan naik 5,6 persen menjadi hampir 1,3 juta kasus.

Baca Juga: Wah Pertanda Apa Ini? Ratusan Burung Tabrak Gedung WTC Amerika Serikat

Namun kejahatan properti turun 7,8 persen menjadi hampir 6,5 juta kasus dan itu merupakan penurunan tahunan ke-18 secara berturut-turut, kata FBI.

Program pelaporan kejahatan FBI, Uniform Crime Reporting (UCR), menghimpun data dari badan-badan penegak hukum di seluruh AS.

Persentase kenaikan lebih besar dalam kasus pembunuhan berasal dari kekerasan senjata, yaitu 76 persen (2020) berbanding 73 persen (2019).

Baca Juga: AS Targetkan Pejabat Amerika Tengah yang Korupsi

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Detik-detik Joe Biden Terjatuh dari Sepedanya

Minggu, 19 Juni 2022 | 11:50 WIB

Nyetir Lagi Mabuk, Suami Ketua DPR AS Masuk Bui

Senin, 30 Mei 2022 | 22:50 WIB
X