• Minggu, 5 Desember 2021

Tunisia Tutup Stasiun Televisi Tak Berlisensi akibat Kritisi Presiden

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 11:03 WIB
Pendukung Presiden Tunisia Kais Saied berpawai sebagai dukungan atas perebutan kekuasaan dan penangguhan parlemen, di Tunis, Tunisia, Minggu, 3 Oktober 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/Zoubeir Souissi/HP/djo)
Pendukung Presiden Tunisia Kais Saied berpawai sebagai dukungan atas perebutan kekuasaan dan penangguhan parlemen, di Tunis, Tunisia, Minggu, 3 Oktober 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/Zoubeir Souissi/HP/djo)

INILAHKORAN, Tunis - Regulator media independen Tunisia mengatakan pada Rabu, 6 Oktober 2021, bahwa pihaknya telah menutup stasiun televisi yang tidak berlisensi yang melemparkan kritik keras kepada Presiden Kais Saied.

Kritik tersebut ditujukan kepada Presiden Saied sejak ia merebut sebagian besar kekuasaan pada Juli dalam sebuah gerakan yang oleh musuhnya disebut kudeta.

“Itu tayangan tanpa izin. Hukum akan ditegakkan kepada semua stasiun televisi yang melanggar hukum,” kata Kepala Regulator Media Tunisia Nouri Laimi kepada Reuters.

Baca Juga: Presiden Tunisia: Tak Ada Jalan untuk Kembali

Zaytouna merupakan salah satu televisi  yang telah beroperasi bertahun-tahun tanpa lisensi  yang membuat marah para pengawas media yang melihat stasiun penyiaran  sebagai alat terlarang untuk pengaruh politik.

Pihak stasiun mengatakan polisi telah menggerebek markasnya dan menyita peralatan.

Namun, sejak Saied merebut kekuasaan eksekutif pada Juli, para kritikus mungkin melihat gerakan perlawanan terhadap media yang menentangnya sebagai upaya untuk merusak luasnya kebebasan pers Tunisia.

Zaytouna dikenal sebagai media yang dekat dengan partai Islamis moderat Ennahda, partai terbesar di parlemen dan paling vokal mengkritik Saied sejak intervensinya pada 25 Juli.

Baca Juga: Ratusan Migran Diselamatkan dari Kapal Kayu di Lepas Pantai Tunisia

Halaman:

Editor: suroprapanca

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB

Truk Tangki BBM Meledak, 99 Dilaporkan Tewas

Minggu, 7 November 2021 | 08:56 WIB
X